(pelitaekspres.com) – TAMIANG LAYANG – Sedang ramai di media sosial terkait pernyataan Edy Mulyadi yang berdampak pada partai PKS yang akhirnya menghasilkan pernyataan-pernyataan miring oleh beberapa oknum maupun masyarakat Kalimantan yang tidak menghendaki keberadaan PKS.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kabupaten Barito Timur (Bartim), Habib Said Abdul Saleh angkat bicara, bahwa pernyataan yang disampaikan oleh Edy Mulyadi CS pada video yang sempat viral belakangan ini sudah diklarifikasi oleh pimpinan partai baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten.
“Melihat dari informasi di media yang beredar terkait pernyataan Edy Mulyadi yang tidak diterima oleh para tokoh masyarakat maupun ormas di Kabupaten Barito Timur juga tersangkutnya nama PKS dalam poin tuntutan masyarakat, kami apresiasi perjuangan para ormas,” ucap Habib Saleh, Jumat (28/01).
Menurutnya, dengan adanya pernyataan edy mulyadi yang pernah mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPR melalui partai PKS namun gagal dan sampai saat ini dalam kepengurusan sudah tidak tercantum edy mulyadi sebagai pengurus PKS.
“Seperti yang disampaikan saudara kita Bapak Hengky A Garu dan pimpinan ormas-ormas lainnya bahwa menuntut PKS dicabut dan kalau memang terbukti ada kesalahan dan kami selaku ketua DPD Kabupaten mengikuti saja,” jelas Habib Saleh.
“Kami berharap terkait polemik yang sudah terjadi ini, masyarakat lebih mengerti dan dapat menilai hal-hal yang positif dan tidak terprovokasi dengan kepentingan-kepentingan politik yang mau memanfaatkan pada permasalahan ini,” harapnya.
Sebelumnya, melalui Juru bicara PKS, Ahmad Mabruri, melalui video unggahannya mengatakan bahwa Edy Mulyadi bukan pejabat struktur PKS, dan video viral tersebut bukan dalam posisi menyuarakan terkait IKN melalui PKS namun murni suara pribadi.
“Sampai sekarang saudara Edy Mulyadi bukan pejabat struktur PKS. Tidak dalam posisi menyuarakan suara resmi PKS tentang Ibu Kota Negara, sehingga ucapan statetmen beliau adalah murni pendapat pribadi,” jelas Mabruri.
Dirinya juga menyebutkan bahwa terkait Ibu Kota Negara secara resmi sudah jelas disuarakan oleh fraksi PKS di DPR dan juga oleh para jubir yang bersuara di media. (Rin)

Leave a comment