Home / NASIONAL / Pakai BLT Buiat Sabung Ayam  Kades  Akan Beri Sanksi Tegas

Pakai BLT Buiat Sabung Ayam  Kades  Akan Beri Sanksi Tegas

(pelitaekspres.com) – SANGIHE- Desa Bowongkulu I, Kecamatan Tabukan Utara, Sangihe, Sulawesi Utara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap III di Kantor Desa Bowongkulu I, Rabu (24/6) 2020.

Dalam arahannya Kepala Desa Bowongkulu I Fadly Manossoh kembali mengingatkan para penerima agar menggunakan uang bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga, bukan dipakai untuk hal yang tidak benar. Pasalnya, ia mendapatkan informasi ada penerima yang menggunakan uang BLT untuk bermain judi sabung ayam.

“Saya mendapatkan laporan bahwa seusai penyaluran BLT tahap kedua beberapa waktu lalu, ada penerima yang pergi menyabung ayam dan laporan ini akan kami tindaklanjuti bersama Babinsa, Babinkamtibmas dan MTK. Bilamana memang terbukti benar uang bantuan digunakan untuk hal tidak benar akan ada sangksi tegas,” kata Manossoh.

Babinsa Desa Bowongkulu I Sertu Yudha Sipir pun membenarkan perihal adanya informasi penerima bantuan yang menggunakan uang bantuan untuk judi sabung ayam. Dia mengatakan, dari informasi yang didapat lokasi judi itu berada di tengah hutan dan pihaknya bersama pemerintah desa sedang melakukan penelusuran.

“Untuk anggaran ini sesungguhnya penerima harus berterimakasih karena sudah mendapatkan bantuan dan tidak menyalahgunakannya.

Namun informasi ada penerima yang menggunakannya untuk sambung ayam akan kami tindaklanjuti karena memang sudah ada laporan warga terkait adanya aktivitas sabung ayam disalah satu wilayah hutan bernama Buludu Palung,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait jumlah penerima BLT, Kepala Desa Bowongkulu I Fadly Manossoh menjelaskan, pada tahap III ini hanya diberikan kepada 51 penerima. Ada pengurangan 7 orang dari sebelumnya berjumlah 58 orang.

Mereka dikeluarkan dari daftar penerima setelah diketahui bahwa mereka juga terdaftar sebagai penerima BST pasca penyaluran BST Tahap I yang dilakukan setelah BLT DD Tahap I, II disalurkan.

“Ada 7 nama penerima BLT yang masuk sebagai penerima BST sehingga bersama 7 warga tersebut, kami melakukan musyawarah dengan keputusan 7 warga tersebut dihapus dari BLT dan mengembalikan uang BLT ke kas desa. Keputusan itu sudah disepakati bersama tanpa ada yang dirugikan, sehingga total penerima BLT di Desa Bowongkulu I saat ini menjadi 51 KK,” pungkasnya. (jf)

DIBACA 514 kali

About pelitaekspres

Check Also

PJI Sultra Dipimpin Agussalim Patunru

(pelitaekspres.com) -KOTA KENDARI, Hanya berselang 4 hari sejak Mandat diterbitkan DPP PJI.(Dewan Pimpinan Pusat Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.