(pelitaekspres.com) – BLITAR – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Blitar pada November 2024 8 Partai Non Parlemen Kabupaten Blitar menggelar Deklarasi Koalisi bersama yakni, di Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar pada Sabtu (18/05/2024) siang.

Walau tidak mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Blitar, 8 partai tersebut yang di prakarsai para ketua Parpol yakni, Partai Perindo, Partai Bulan Bintang (PBB ), Partai Hanura, Partai Buruh, Partai Umat, Partai Garuda, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai  Gelora menyatukan tekat bersama tetap menampung aspirasi konstituenya.

Demikian Ketua Koalisi Partai Non Parlemen Edy Muklison menyampaikan, meski kami tidak bisa mengajukan calon kepala daerah karena tidak memiliki kursi di DPRD Kabupaten Blitar, 8 partai Non Parlemen tersebut, sepakat merapatkan barisan untuk menyambut Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang.

“Koalisi Ini di bentuk sebagai tanggung jawab kami kepada konstituen, untuk menyerap dan menyampaikan aspirasi mereka dalam Pilkada 2024 nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Koalisi Partai Non Parlemen Kabupaten Blitar Edy Muklison, yang juga Ketua DPC Partai Perindo Kabupaten Blitar, usai deklaresi kepada pelitaekspres com mengatakan, saat ini belum menyepakati ke mana suara ke-8 partai politik ini akan memberikan dukungan suaranya, kepada salah satu calon dalam Pilkada 2024 kedepan.

“Kami belum memutuskan, suara aka di arahkan ke salah satu calon yang mana. Tapi kami selalu optimis terus mengikuti perkembangan dan mendengar. Contoh saat ini yang banyak mendaftar lewat PKB dan PDIP tapi keliatannya belum ada keseriusan,” paparnya.

Sementara, menurut Muklison calon incumbent, belum tampak ada upaya politik untuk pencalonan, meskipun dikabarkan akan ikut maju Pilkada lagi pada 27 November 2024.

“Kalau memang sudah ada calon yang serius, tentunya para calon tersebut sudah memasang banner untuk mengukur elektabilitasnya,” pungkasnya.

Selain itu, di tempat yang sama Sekretaris Koalisi Partai Non Parlemen Joko Susilo menambahkan, prestasi incumbent selama tiga tahun terakir ini dalam memimpin pemerintahan biasa-biasa saja, belum ada prestasi yang menonjol.

“Yang jelas,  kami ingin, calon kepala daerah yang terpilih nanti harus mempunyai kewibawaan dalam berbagai hal dan mempunyai kredibilitas yang kuat serta tangguh dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Blitar ke depan untuk membangun Kabupaten Blitar lebih baik,” pungkasnya.(Mst)

Tinggalkan Balasan