Skip to content

Bupati Nias Barat Kembali Berikan Talikasih

(pelitaekspress.com)— KEPULAUAN NIAS–Merasa peduli dengan warganya yang kurang mampu, Bupati Nias Barat, Sumut Faduhusi Daely S.Pd, MM kunjungan “Bhakti Sosial” dengan memberikan berupa “tali kasih” kepada anak  Sesilia Hia bersama kelima adik-adiknya di Desa Onolimbu Raya Kecamatan Mandrehe Barat Kabupatèn Nias Barat, Jumat (31/072020)

Sebagaimana diketahui bahwa kedua orangtua anak-anak ini sudah merantau di Pekanbaru-Riau dan bekerja di Kebun PT. Torganda; sementara anak-anak tinggal di Kampung sambil sekolah dibawa kendali Sesilia Hia sebagai anak tertua dari enam bersaudara (3 laki-laki & 3 perempuan).

“Memang dari dulu kehidupan saya banyak bersua/bertemu dan bahkan mengalami sendiri kesulitan hidup; karena saya berasal dari keluarga yang sangat sederhana, sehingga begitu melihat kehidupan seperti ini, saya merasa terpanggil untuk hadir dan memberikan penguatan-penguatan bahwa hidup ini begitu indah bila hanya berdandar kepada Tuhan sekalipun dalam menjalani hidup penuh dengan kesulitan dan persoalan.” Ujar Faduhusi Daely

Saat nBupati Nias Barat  tiba di rumah kediaman Sesilia Hia dan adik-adiknya didampingi sejumlah masyarakat di lingkungan itu,  dia memberikan motifasi kepada anak-anak tersebut

” Setelah mendapat informasi bahwa Sesilia Hia sudah mendapat kesepakatan bersama Orangtua dan juga pihak keluarga lain  untuk melanjutkan Study kepada yang bersangkutan di STTAM Nias Barat walaupun ditengah berbagai kekurangan dan Bupati Nias Barat senang mendengar informasi ini sembari menyatakan dukungannya dengan membantu sebagian kebutuhan anak tersebut selama satu tahun kedepan,  Tidak hanya itu, melihat tempat tinggai anak-anak ini yang hanya berupa Pondok yang sesungguhnya tidak layak huni, maka Bupati akan membedah rumah tempat tinggal anak-anak ini pada awal September 2020 dan Bupati mengharapkan kegiatan bedah rumah ini adalah sifatnya Gotong-Royong bersama warga sekitar dan insan lain yang turut terpanggil, Harap Faduhusi

Dikesempatan itu juga,  Ia memberitahu bahwa Bhakti Sosial ini bukan sebuah “pencitraan” dan bukan ada “maksud lain”, tetapi murni keterpanggilan; setelah mengetahui keberadaan anak-anak ini, setelah ditinggal orangtua dalam mencari nafkah di luar daerah. Ucapnya mengakhiri. (Toro Harefa)

 

 

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan