Home / Pemprov / Besok, Presiden ke Maluku Utara Gubernur Blak-blakan, Sebut Proyek Masjid Raya Tak Bermasalah

Besok, Presiden ke Maluku Utara Gubernur Blak-blakan, Sebut Proyek Masjid Raya Tak Bermasalah

(pelitaekspres.com) -SOFIFI – Presiden Jokowi diagendakan melakukan kunjungan kerja ke provinsi Maluku Utara, Rabu (28/09/2022) besok.

Gubernur Abdul Gani Kasuba, melalui Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Maluku Utara, Rahwan K. Suamba mengatakan, bahwa proyek Masjid Raya Shaful Khairaat yang sempat dipolemikkan beberapa waktu lalu, kini sudah tidak bermasalah dan siap untuk diresmikan Presiden RI.

“Terkait dengan pemberitaan di beberapa media, tentang adanya polemik di Masjid Raya Sofifi sudah tidak ada masalah, karena antara pemerintah dan pihak penyedia (kontraktor) sudah menindaklanjuti,” katanya, mengutib hasil pembicaraannya dengan Kadis PUPR Saifuddin Djuba, Senin (26/09/2022) kemarin.

Menurutnya, kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Maluku Utara, kali ini diharapkan dapat meresmikan Masjid Raya Shaful Khairaat.

“Kalau saya juga sudah komunikasi dengan Pak Kadis, tadi (kemarin) sebelum pelantikan (PPK). Intinya, perjalanan Presiden ini, harapan gubernur cuma satu, yaitu Masjid Raya,” jelas Rahwan.

Selain itu, ia menambahkan, pihak kontraktor tidak lagi mempersoalkan masalah tersebut. Sebab, Masjid Raya Shaful Khairaat adalah simbol masyarakat Maluku Utara yang dapat dijadikan sejarah, maka sangat mendukung keinginan gubernur agar Presiden RI dapat meresmikannya dalam kunjungan ini.

Sementara, Kadis PUPR Maluku Utara, Saifuddin Djuba mengakui, bahwa Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) telah merespon permohonan pemerintah provinsi Maluku Utara, agar pengadaan eskalator Masjid Raya Shaful Khairaat dapat dibayarkan. Sebab, pengadaan eskalator tersebut, sebelumnya tidak tertuang di dalam APBD Pemprov Maluku Utara.

“Soal itu, LKPP melalui Direktur Penyelesaian Permasalahan Hukum sudah memberikan respon dan Alhamdulillah bisa dilakukan perikatan terhadap (pengadaan eskalator), tetapi harus ada akuntabilitas terhadap itu. Jadi, harus diaudit oleh BPKP dulu. Nah, setelah diaudit oleh BPKP baru kemudian diproses administrasi selanjutnya,” ungkapnya. (is).

About admin adminku

Check Also

Gubernur Arinal  Meminta Kongres Bahasa Lampung dapat Merumuskan Strategi Menggali, Memelihara, dan Mengembangkan Bahasa Lampung

(pelitaekspres.com) –BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, meminta Kongres Bahasa Lampung dapat merumuskan strategi …

Tinggalkan Balasan