(pelitaekapres.com) –MOROWALI- PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat sebagai bentuk komitmen mewujudkan tanggung jawab sosial, pendidikan dan lingkungan di sekitar perusahaan.

Upaya itu diwujudkan, salah satunya dengan memberikan edukasi kepada para pelajar tentang berbagai hal misalnya yang menyangkut tentang kesehatan. Seperti yang dilakukan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Alkhairaat di Desa Makarti Jaya, Selasa (26/03/2024).

Di sekolah itu, PT IMIP memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bagaimana mencegah penyakit HIV-AIDS sejak dini kepada para pelajar. Kegiatan edukasi tersebut diikuti oleh siswa-siswi kelas tiga MTs Alkhairaat dengan menggandeng pemateri dari Departemen Occupational Health & Safety (OHS) PT IMIP, dr Ferdy Nurhadi, MKK.

Departemen OHS PT IMIP, dr Ferdy Nurhadi mengatakan, secara global angka kasus HIV-AIDS mengalami penurunan sejak sepuluh tahun terakhir, namun untuk di Indonesia itu mengalami peningkatan. Olehnya itu, pemerintah daerah Morowali membentuk satuan tugas (Satgas) HIV-AIDS yang tergabung dari berbagai stakeholder terkait.

Kata dr Ferdy, Satgas itu dibuat dengan tujuan sesuai kapasitas masing-masing agar dapat mengurangi angka kasus HIV-AIDS di Morowali. Untuk itu, PT IMIP juga membuat program penyuluhan mulai dari internal kawasan hingga eksternal.

Ia menjelaskan, jika orang terpapar HIV maka akan mengalami kelemahan kekebalan tubuh. Orang itu akan mudah diserang penyakit, dan saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit HIV. Namun, sudah ditemukan obat yang menghambat perkembangan penyakit itu.

Lanjutnya, HIV tidak bisa disembuhkan, namun dapat dikontrol dengan cara menghambat kemampuan virusnya untuk berkembang. Semakin cepat HIV ini terdeteksi maka  semakin cepat juga penanganan untuk melakukan diagnosis agar segera menghambat penyakit tersebut.

“Untuk pencegahan penyakit HIV yaitu hindari aktifitas seksual sebelum nikah, hindari penggunaan jarum suntik yang tidak aman, dan hindari pemakaian bersama alat yang beresiko,” kata dr Ferdy.

Di tempat yang sama, Staf Departemen CSR PT IMIP, Herlan mengatakan, kegiatan edukasi dan sosialisasi HIV-AIDS terus digalakkan sebagai upaya pencegahan dan menghindari penyebaran HIV di lingkungan perusahaan.

“Kami lakukan edukasi HIV-AIDS untuk pencegahan sejak dini pada siswa-siswi MTs Alkhairaat. Semoga dengan adanya edukasi ini dapat memberikan bekal ilmu bagi siswa-siswi untuk terhindar dari HIV-AIDS,” ucap Herlan.

Untuk diketahui, selain menyelenggarakan edukasi dan sosialisasi tentang bagaimana mencegah penyakit HIV-AIDS, PT IMIP juga melakukan serah terima gedung sekolah, yang di dalamnya ada dua ruangan yang digunakan untuk ruang kelas dan ruangan kantor MTs Alkhairaat. Penyerahan itu, diberikan kepada perwakilan guru MTs Alkhairaat dan disaksikan langsung oleh Pemerintah Desa Makarti Jaya. (Rpdm)