(pelitaekspres.com) –TUBABA – Ucapan terimakasih dari penerima bantuan BSMS yang diwakili oleh ketua kelompok panaragan jaya Holan, “saya ucapkan terimakasih untuk Perkimta provinsi Lampung, Konsultan pendamping perwakilan dari dinas PKPCK provinsi Lampung dan Lurah panaragan Jaya beserta aparatur tiyuh RW RT, yang telah membantu kami baik moril dan materil karena bantuan ini sangat saya harapkan karena rumah saya memang sudah tidak layak huni, saat ini rumah bantuan BSMS untuk saya dan anggota sudah selesai.” Jelasnya. Semoga Tiyuh lainnya menyusul pembangunan segara selasai.

Lanjut Holan, “Bahwa Selama Pendapingan Tim Konsultan Tidak Melakukan Potongan apapun dari Dana Program BSMS Provinsi Lampung, Pendamping Berupaya Keras Pelaksanaan BSMS  Provinsi Lampung dapat Berjalan Sesuai Aturan dan Bermanfaat bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Provinsi Lampung.” Memaparkan.

Dana bantuan yang telah di salurkan pada PB (penerima bantuan) sudah terealisasi menjadi bangunan rumah masyarakat dan mayoritas para PB menambah bangunan lebih luas dari bantuan di karenakan para PB sudah siap material untuk pembuatan rumah. Jum’at (26/01/24)

Kegiatan Sebelumnya, bantuan ini untuk empat Tiyuh (Desa) di kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), mendapatkan Bantuan Swadaya Mahan Sejahtra (BSMS) atau bantuan bedah rumah layak huni, dari pemerintah propinsi Lampung. Bantuan tersebut resmi diserahkan secara simbolis oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Siti Fatimah, S.T., M.T. pada 15 Agustus 2023.

Bantuan bedah rumah atau BSMS (Bantuan Swadaya  Mahan Sejahtera) di Tubaba pada dua kecamatan. Yaitu kecamatan Tumi Jajar 1 Tiyuh yaitu Tiyuh Margo Dadi sebanyak 10 orang, dan 3 Tiyuh lainnya di kecamatan Tulang Bawang Tengah, yaitu Tiyuh Panaragan 20 orang, Tiyuh Candra Mukti 10 orang, dan Kelurahan Panaragan Jaya 20 orang.

Rilman Lurah Panaragan Jaya berpesan untuk para pelakasana agar dapat melaksanakan pekerjaan semaksimal mungkin. Tujuannya agar dapat memberikan dampak yang posif pada perubahan masyarakat penerima bantuan.

Edi Kusmanto selaku Konsultan pendamping perwakilan dari dinas PKPCK provinsi Lampung memaparkan, ” Bahwa  Selain adanya Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni Menjadi Rumah Layak Huni dan Sehat, perlu Adanya Perubahan Pola Prilaku Hidup Sehat dan Prilaku Menabung, sehingga dapat Memanfaatkan Buku Rekening Bank milik Penerima Bantuan dan Tukang dapat  dijadikan  Rekening Tabungan Keluarga.”paparnya. (Red)

Tinggalkan Balasan