(pelitaekspres.com) -TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, terus berupaya mengoptimalkan penggunaan dan pengembangan lahan sawah seluas 5.703,8 hektare. Senin (27/05/2024)

Upaya ini sebagai bentuk keseriusan pemkab dalam merealisasikan swasembada pangan di negara ini, kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, Lurikto di Tamiang Layang

Adapun beberapa upaya yang telah dan sedang dilakukan pihaknya dalam mengoptimalkan lahan tersebut yakni, 488 hektar telah masuk dan selesai SID (survei Investigasi dan Desain) dan dalam proses pengerjaan. Lahan tersebut berada di wilayah Desa Muara Plantau, Kecamatan Pematang Karau dan Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur.

“Kami sudah komitmen untuk terus berupaya mengembangkan potensi pada lahan tersebut, agar produktivitas dan kualitas padi dari lahan seluas 5.703,8 hektare itu meningkat,” tambahnya.

Selain optimasi lahan rawa, juga dilaksanakan pompanisasi yakni bantuan irigasi perpompaan sebanyak lima unit pada lahan irigasi yang masih dalam mendapatkan air di wilayah Kecamatan Dusun Tengah.

Bantuan pompanisasi yakni masing masing satu unit untuk Desa Netampit, Desa Ampah II, Desa Putai  , Kelurahan Ampah Kota (Batu Sahur) dan Desa Sumber Garunggung. Bantuan pompanisasi tersebut dapat mengairi lahan sawah seluas 189 hektare,” kata Lurikto.

Serta menyalurkan kuota pupuk bersubsidi agar tepat waktu dan sasaran dan jumlah yang diterima sesuai alokasi yang telah ditetapkan yakni 376.507 ton urea, 332.280 ton NPK, dan 719 ton NPK F,” pungkasnya

Selain hal tersebut dilakukan juga pendampingan dan pembinaan kepada petani, agar produktivitasnya dapat mengalami peningkatan. Dengan begitu pangan seperti harapan kita bersama, dapat terwujud di Indonesia, terkhusus di Bartim,” tutup Lurikto. (HY)

Tinggalkan Balasan