(pelitaekspres.com) – PAGARALAM.- Warga Griya Abdi Negara (GAN) Pagaralam kembali  melaksanakan peringatan Nuzul Quran di Masjid Al-Muhajirin Perumnas Griya Abdi Negara (GAN). Semarak dan kemeriahan nampak dengan membaurnya warga GAN yang menghadiri peringatan Nuzul Qur’an (turunnya Al-Qur’an) bersama penceramah yang diisi dengan Sholat Isya dan Tarawih bersama, Kamis malam (28/03).

Pada kesempatan ini penceramah menjelaskan sebab diturunkannya Al-Qur’an.”turunnya Al-Qur’an tak lain sebagai petunjuk manusia agar selamat dunia akhirat.” dan Al-Qur’merupakan mukjizat terbesar Nabi Muhammad yang tak lekang oleh waktu dan tempat.”urainya.

Dilanjutkan dengan siraman rohani oleh Ustadz Isromadoni S.Pd.dengan gaya yang cukup menarik sehingga waktu tak berasa lama.

Menurutnya ,setidaknya ada 3 hal penting yang  patut diketahui atau sebagai alasan turunnya Al-Qur’an.

Diuraikan, setidaknya ; Pertama sebagai  pedoman hidup bagi ummat Islam. Karena semua sendi sendi kehidupan terdapat didalamnya,muali dari ekonomi,politik perdagangan,sosial dan berbagai hal lainnya.”semua ada dalam Alquran dan bila kita pedomani atau petunjuk berkehidupan maka Insyaallah kita akan selamat dunia dan akhirat.’terangnya.

Kedua Alquran sebagai pemisah antara yang hak dan batil..Karena didalam Al-Qur’an jelas dan tegas menyatakan mana yang hak dan mana yang batil. Semisal berpuasa , mengerjakan sholat, menyantuni fakir miskin,patuh kepada orang tua itu merupakan perbuatan yang baik dan diridhoi oleh Allah SWT. Sedangkan minuman keras, berjudi,Zina, mencuri, mensukutukan Allah SWT merupakan perbuatan yang dilarang,bilamana dilakukan akan dilaknat Nya.

Ketiga Al-Qur’an sebagai obat,tidak hanya obat untuk jasmani namun juga rohani. “Pertanyaannya apakah kita sudah menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari hari.”katanya. Diharapkan,setelah peringatan Nuzul Qur’an ini kita akan semakin cinta dan mengaplikasikan apa apa yang termaktub dalam Alquran sebagai warisan terbesar dari nabi Muhammad SAW. Warisan ini kita wariskan juga kepada anak cucu kita.

Diakhir ceramahnya  mengatakan,dalam hidup dan berkehidupan kita harus senantiasa cinta dengan Rasulullah yang ditandai dengan menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang.’ tutupnya. Tak terasa dua jam berlalu dan sekitar pukul 21.45 acarapun selesai (Rep)