(pelitaekspres.com) –BANDARLAMPUNG- Society of Renewable Energy (SRE) Universitas Lampung ( Unila ) merupakan komunitas nirlaba yang bergerak di bidang energi terbarukan atau energi baru. Komunitas ini juga searah dengan tujuan global dan nasional, seperti Net Zero Emission (NZE) dan Sustainable Development Goals (SDGs).

Organisasi ini pertama kali dibuat oleh mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dilatarbelakangi rasa keprihatinan, karena isu lingkungan belum menjadi perhatian masyarakat luas. Hingga saat ini, SRE sudah tersebar di 40 universitas di Indonesia.

Kegiatan yang sedang digarap SRE Unila salah satunya, proyek biomassa yang fokus pada konversi sampah menjadi energi. Proyek ini merupakan kolaborasi dengan salah satu perusahaan multinasional bernama MNC, yang berasal dari Jerman dan insinyur asal Filipina.

Dalam kolaborasi ini, SRE Unila ikut serta dalam membangun dan mengembangkan alat reaktor gasifikasi. Proyek ini dimulai sejak Juni 2023 dan hingga kini masih berlangsung. Renewable Energy Course (REC) juga merupakan salah satu program kerja menarik dari SRE Unila yang telah dilaksanakan pada bulan November 2023.

REC sendiri merupakan kuliah umum yang membahas tentang energi terbarukan dari berbagai aspek kehidupan. Kegiatan ini menggandeng sivitas akademika Unila dan Koordinator Penyuapan Program Bioenergi, serta Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM).

Selain itu, dalam waktu dekat ini, SRE Unila juga memiliki rencana untuk membuka relawan penanaman mangrove. Kegiatan ini diharapkan dapat diikuti oleh umum, termasuk mahasiswa Unila.

Ihsanuddin Fadillah, Presiden Komunitas SRE Unila menyampaikan, sebagai generasi muda dan agen perubahan , mahasiswa harus mulai memiliki fokus dan mulai berperan dalam menangani isu lingkungan. Transisi energi menuju energi konvensional terbarukan harus terus didukung.

“Sebagai mahasiswa, SRE Unila menjadi pilihan yang tepat untuk mendorong dan mendukung energi transisi. Melalui kegiatan yang dilaksanakan SRE Unila, kami dapat dengan nyata mendukung program pemerintah dalam mencapai Indonesia hijau,” ujarnya, Kamis, 7 Maret 2024.

SRE Unila melalui visi Mengembangkan Wawasan Mahasiswa Unila Terhadap Energi Baru Terbarukan dan Membentuk Sumber Daya Profesional, ingin memberikan pengalaman yang nyata kepada anggota dan mahasiswa, bahkan masyarakat terkait dengan energi terbarukan .

Melalui program kerja yang telah, sedang, dan akan dilakukan, SRE Unila secara luas memiliki tujuan untuk meningkatkan minat dan keterampilan mahasiswa Unila pada bidang energi terbarukan, serta mendorong pencapaian NZE 2060 dan SDGs 2030.