(pelitaekspres.com) – BLITAR – Pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) Blitar akan berlangsung dalam hitungan bulan, tepatnya pada November 2024 nanti dan tidak hanya di Kabupaten Blitar saja.

Sebentar lagi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk memilih bupati/wali kota dan gubernur juga akan digelar di gelar serentak di seluruh Indonesia pada bulan November 2024 termasuk Kabupaten Blitar..

Salah satu partai yang menjadi sorotan adalah Partai Gerindra. Partai berlambang kepala burung Garuda ini berhasil menambah kursi DPRD Kabupaten Blitar pereode 2024-2029. Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra yakni Prabowo Subianto juga berhasil memenangkan Pilpres versi hitung cepat.

Demikian di ungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar dari Partai Gerindra Mujib usai menghadiri acara Koni Kabupaten Blitar  pada pemberian Reward kepada para Atlet pemenang medali Kejurprov Jatim 2023 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro Kabupaten Blitar Jum’at (08/03/2024) sore.

Ia juga menambahkan, para kader partainya yang bertarung di Pemilu Legislatif 2024 sudah bisa mendapatkan informasi yang valid terkait perolehan jumlah kursi untuk lima tahun ke depan.

“Kalau sesuai yang kita ikuti, Partai Gerindra dapat tambahan satu kursi dari 6 menjadi 7. Itu di Dapil 4. Meskipun mendapatkan tambahan kursi, Gerindra belum bisa mengusung calon bupati sendiri. Kalau mengusung sendiri paling tidak harus cukup yaitu 10 kursi berarti kalau 7 masih harus ada tambahan 3 kursi lagi,” paparnya.

Namun, berkaitan dengan Pilkada 2024, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sendiri, Partai Gerindra Kabupaten Blitar bakal menunggu petunjuk dari Pengurus DPD maupun DPP Partai Gerindra terkait siapa calon yang bakal diusung.

“Jelas akan disampaikan, jadi tunggu saja, dalam beberapa waktu ke depan Insya Allah nanti Gerindra juga akan mengumumkan siap calon kepala daerah yang akan di usung,” jelasnya.

Ketua KTNA Kabupaten Blitar ini juga belum berani memastikan terkait calon yang diusung berasal dari internal ataupun luar partai, maka pihaknya bakal berkomunikasi dengan partai lain, terkait hal tersebut tentunya menunggu keputusan ketua.

“Setiap momen penting pemilihan kepala daerah, semua partai politik itu biasanya mengadakan ajang silaturahmi saling membangun kekuatan melihat potensi putra daerah yang terbaik kira-kira seperti itu,” jelasnya.

Lanjutnya, usai ada komunikasi antar partai politik biasanya akan mengerucut nama-nama yang akan di usung dan di calonkan dari koalisi partai politik, sehingga bisa maju dalam pemilihan kepala daerah.

Sementara itu, disinggung perihal kesiapannya yang saat ini dinominasikan maju dalam Pilbup Blitar, Mujib mengaku belum bisa memberikan jawaban.

“Namun demikian, Kami sebagai kader partai siapapun yang didukung oleh partai, Harus siap menjalankan perintah partai  dengan penuh tanggungjawab dan menjalankan tugas sebaik-baiknya,” pungkasnya.(Mst)