(pelitaekspres.com) -PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta menggelar upacara pelepasan petugas kesehatan yang akan memeriksa hewan kurban di wilayah Kabupaten Purwakarta, yang di pusatkan di Pasar Ingon – Ingon Ciwareng Desa Ciwareng Kecamatan Babakancikao Kabupaten Purwakarta. Senin 10 Juni 2024.

Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta Agung Darwis didampingi Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Ida Hamidah, Ketua PDHI wilayah VIII Provinsi Jawa Barat Sri Wuryasturati.

Plt Sekda Kabupaten Purwakarta Agung Darwis Suriatmaja, mengatakan jelang idul Adha Pemkab Purwakarta menerjunkan sebanyak 88 petugas lapangan pemeriksa kesehatan hewan kurban yang tergabung dalam PDHI Kabupaten Purwakarta.

“Kita sebar petugas kesehatan hewan yang tergabung dalam PDHI Kabupaten Purwakarta ke 17 Kecamatan di Kabupaten Purwakarta, baik itu hewan sebelum penyembelihan maupun sesudah penyembelihan. Tiada lain untuk memastikan hewan kurban itu Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) secara kaidah syariat Islam (Syar’i),” ujar Plt Sekda Purwakarta.

Dalam hal ini, Plt Sekda Purwakarta lebih fokus pada dua hal yaitu kesehatan hewan dan lalu lintas hewan kurban dari luar daerah dan provinsi yang masuk ke Purwakarta.

“Petugas lapangan yang kita sebar tidak hanya melakukan pemeriksaan terkait kesehatan hewannya saja, namun juga melakukan pengawasan lalulintas hewan. Agar hewan kurban yang ada di Purwakarta layak dan aman untuk di sembelih atau dikurbankan,” terangnya.

Agung Darwis Suriatmaja berharap di H-3 dan H+3 petugas lapangan mendapatkan pendampingan sebelum dan sesudah penyembelihan hewan kurban.

“Petugas kesehatan hewan kurban sudah tersebar sebar di masing – masing kecamatan, kalau ada hal-hal apa yang berhubungan dengan kesehatan hewan yang anggap meragukan, bisa langsung datang ke Dinas Peternakan Kabupaten Purwakarta,” ungkapnya.

Sambung Ketua Profesi Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jabar VIII Sri Wuryasturati mengatakan, PDHI mempunyai tugas untuk membangun suport tugas pemerintah sepanjang diperlukan dan kewenangan kita masing-masing.

“Selain mempunyai tugas membantu pemerintah, PDHI juga memiliki fungsi lain seperti, pembinaan, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Alhamdulillah hari jelang Idul Adha kami PDHI Kabupaten Purwakarta dilibatkan untuk membantu Pemkab Purwakarta, dalam hal menjadi tim petugas kesehatan dan pengawasan lalulintas hewan kurban,” katanya.

Namun, Sri Wuryasturati berharap terkait tempat atau titik lokasi pemotongan hewan kurban, para camat di 17 Kecamatan selalu koordinasi dengan petugas kesehatan hewan yang ada di masing masing Kecamatan.

“Walau bagaimanapun juga selain hewan kurban tempat atau titik lokasi pemotongan harus dilakukan pengecekan dan pemeriksaan agar masyarakat lebih tenang petugas juga lebih nyaman lagi,”

Ketua PDHI Jabar VIII menambahkan walaupun di lapangan sudah terkendali tetapi harus tetap waspada, karena 2 bulan yang lalu ada info hangat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yaitu ada kejadian antraks.

“Jadi kita tetap harus waspada, oleh karena itu pemerintah dan PDHI bekerjasama dalam pemeriksaan dan pengawasan lalulintas hewan baik didalam maupun diluar Kabupaten dan provinsi. Semoga dengan komunikasi yang baik dengan petugas dan dilakukan penyembelihan yang dipantau oleh petugas insya Allah ini adalah cara-cara preventif kami,” ucapnya.

“Pada Hari H, PDHI Kabupaten dan Diskanak serta Pemkab Purwakarta, sudah siap untuk uji coba, dan uji laboratorium cepat,

bilamana terdapat keraguan dan khawatirkan terhadap kesehatan tempat pemotongan hewan kurban, pasti akan tindaklanjuti secara bertahap,” pungkas Sri Wuryasturati. (DR)

Tinggalkan Balasan