(pelitaekspres.com) -LIWA- Bencana tanah longsor kembali terjadi di Suoh Kabupaten Lampung Barat pada hari Jumat (24/5) sekitar pukul 19.37 WIB. Sebelum terjadi longsor, cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang cukup tinggi mengguyur di beberapa wilayah Kabupaten Lampung Barat.

Kecamatan Bandar Negeri Suoh Lampung Barat menjadi salah satu lokasi yang terdampak akibat bencana longsor. Pasalnya, material-material longsor telah menyebabkan rusaknya infrastruktur jaringan listrik PLN hingga pasokan listrik menuju Kecamatan Bandar Negeri Suoh terputus.

Himawan Witjaksono, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pringsewu mengatakan, longsor yang terjadi Jumat malam tersebut mengakibatkan patahnya satu batang tiang listrik dan rusaknya konstruksi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) di beberapa titik lokasi. Hal itu mengakibatkan terputusnya pasokan listrik untuk 46 gardu distribusi dengan jumlah pelanggan yang padam sekitar 5016 pelanggan.

Dijelaskannya, sejak Jumat malam pihaknya menerjunkan 30 personil gabungan dari PLN UP3 Pringsewu dan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Liwa beserta material utama berupa satu batang tiang beton pengganti dan material pendukung lainnya guna mempercepat pemulihan pasokan listrik . Alhamdulillah, kurang dari 24 jam jaringan selesai diperbaiki dan pasokan listrik kembali normal menyala seratus persen pada hari ini menjelang magrib,” ujar Himawan.

Sementara, Hafizd selaku Manager ULP Liwa mengatakan, material longsor yang menutup akses jalan sedikit mempersulit tim nya untuk bergerak melakukan perbaikan. Kendati demikian, berkat bantuan dan bersinergi bersama pihak-pihak terkait, akses jalan kembali normal dengan cepat sehingga upaya pemulihan khususnya kelistrikan juga dapat cepat teratasi.

Hal itu dikatakan Hafizd saat sedang melakukan perbaikan jaringan listrik di lokasi terdampak longsor tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, BPBD, Tim SAR serta pihak- pihak terkait yang telah bersinergi membantu dalam upaya percepatan pemulihan khususnya kelistrikan,” tutup Hafizd..(Red)

Tinggalkan Balasan