(pelitaekspres.com) –LAMSEL- Kementerian Sosial Republik Indonesi (Kemensos RI) melalui Dinas Sosial Lampung Selatan salurkan bantuan kepada penyandang disabilitas dan masyarakat yang kurang mampu, bertempat di Aula Kantor Dinas Sosial setempat, Jum’at (23/02/2024).

Saat diwawancarai kepala Dinas Sosial (Kadis) Puji Sukamto SE.,M.M menjelaskan, ini adalah paket bantuan sosial dari program kegiatan atensi Kemensos yang kita usulkan melalui teman-teman TKSK, PSM dan Pendamping Sosial kabupaten Lampung Selatan.

Disampaikan nya, untuk totalnya itu ada 551 paket terdiri dari 2 tahap, yang tahap pertama itu 293 paket untuk kecamatan Kalianda, Rajabasa, Bakauheni, Sidomulyo, Candipuro, Katibung dan Way Panji.

Ia pun memaparkan, kecamatan Rajabasa di desa Tejang Sebesi 151 paket sudah dibagikan, Kecamatan Kalianda 54 paket, kecamatan Bakauheni 12 paket, kecamatan Sidomulyo 32 paket, Kecamatan Candipuro 41 paket, kecamatan Katibung 2 paket dan kecamatan way Panji 1 paket, jadi untuk tahap pertama ini jumlahnya 293 paket, Paparnya Kadis Sosial Puji Sukamto seraya mengatakan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang kurang mampu.

” Bantuan ini adalah sasaran nya kelompok rentan, lanjut usia, jadi kelompok rentan itu ada 2, untuk anak ada 2, lanjut usia 31, penyandang disabilitas 19, ada totalnya 53 yang untuk kelompok rentan ini, ” ujarnya puji.

Sambungnya puji, paket bantuan nya terdiri dari, ada kaki palsu, alat bantu dengar, kursi roda, tongkat ketiak kruk untuk disabilitas fisik, tongkat tuna netra untuk tuna netra, tongkat trifwek untuk lansia dan alat bantu jalan.

” Selain paket-paket, kami juga menyerahkan modal usaha warung sembako, modal usaha jualan makanan ringan sosis, pop ice dan sebagainya. Kemudian modal usaha perbengkelan, modal usaha pangkas rambut, modal usaha sembako, modal usaha makanan ringan, ada paket nutrisi, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan untuk tidur dan perlengkapan untuk anak sekolah, jadi banyak macamnya aitem yang dibantu, ” Jelasnya Puji.

Karena ini atensi imbuh Puji, maka Kemensos merespon usulan atau atensi dari kita kabupaten Lampung Selatan, jadi setelah kita dapat masukan atau usulan kita turunkan Tim TKSK, Pendamping Sosial dan PSM untuk di asesmen apa kebutuhan nya, kemudian kebutuhan-kebutuhan kita masukkan dalam sistem atensi melalui online dan Kementerian Sosial memverifikasi lagi asesmen ulang, betul tidak usulannya sesuai atau tidak usulannya.

Selain itu jelasnya lagi, ada yang ditambah atau ada yang dikurang, artinya asesmen ulang itu untuk memastikan supaya bantuan itu tepat, baik tepat jumlah, baik tepat sasaran maupun tepat paket yang dibutuhkan.

” Alhamdulillah paketnya sudah turun dari Kemensos dan hari ini langsung dibagikan, ” pungkasnya Kepala Dinas Sosial Puji Sukamto SE.,MM. (*)

Tinggalkan Balasan