(pelitaekspres.com) -BLITAR- Proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Bupati Blitar Rini Syarifah hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan teknokratis, partisipatif, dan politis yang di gelar pada Jum’ at (01/03/2024) siang.

Adapun kegiatan Bupati Blitar menyampaikan, proses pembangunan dilakukan melalui pendekatan top down (atas bawah) dan bottom up (bawah atas).

Artinya bahwa perencanaan pembangunan daerah merupakan hasil dari penyelarasan dalam musyawarah pembangunan yang dilaksanakan mulai dari desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Bupati Rini Syarifah yang akrab disebut Mak Rini menghadiri acara Musrenbang Tingkat Kecamatan dan Musyawarah PENA INTAN (Perempuan, Anak, Penyandang Disabilitas serta Kelompok Rentan), di Kecamatan Wates Kabupaten Blitar.

“Sebagai salah satu tahapan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar Tahun 2025, pembangunan inklusif harus diawali dari perencanaan yang inklusif pula. Perlu dipastikan bahwa akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk perempuan, anak, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya,” papar Mak Rini.

Lanjut Mak Rini juga menambahkan, pendekatan perencanaan partisipatif yang dilaksanakan pada dua tahun sebelumnya, maka pada tahun 2024 ini musrenbang kembali akan dipadukan dengan Musyawarah PENA INTAN. hasil dari musyawarah ini, baik berupa aspirasi, usulan, maupun gagasan, menunjukkan komitmen inklusivitas Pemerintah Kabupaten Blitar dalam perencanaan pembangunan.

“Untuk itu, melalui Musrenbang Cam dan Musyawarah PENA INTAN ini, mari kita berembug untuk menentukan kegiatan yang menjadi Usulan Sekala Prioritas di Kecamatan yang akan di bawa ke Musrenbang Kabupaten,” terang Mak Rini.

Mak Rini juga berharap, kepada semua perangkat daerah, meminta agar benar-benar mengawal hasil Musrenbang dan Musyawarah PENA INTAN ini dengan seksama dan mengakomodir usulan yang sesuai dengan prioritas pembangunan dan ruang lingkup kewenangannya. Maka Tema RKPD Kabupaten Blitar Tahun 2025 adalah Penguatan SDM Unggul dan Ekosistem Ekonomi Lokal untuk Kemandirian Ekonomi Daerah.

“Saya berharap, dari tema tersebut dapat mewujudkan 5 prioritas pembangunan, yakni meningkatkan produktivitas ekonomi lokal dan penguatan manajemen distribusi barang.

Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan percepatan pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kapasitas SDM pelaku ekonomi dan penguatan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

Sekedar di ketahui, Musrenbang  Kecamatan Wates Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2025 di hadiri Forpimcam, Kades se Kecamatan Wates, BPD, Lembaga dan Tokmas (Kmf/Mst)