Home / NASIONAL / Babinsa Petahunan Banyumas Minta Keterlibatan Masyarakat Di TMMD Maksimal

Babinsa Petahunan Banyumas Minta Keterlibatan Masyarakat Di TMMD Maksimal

(pelitaekspress.com)-BANYUMAS – Inilah yang disampaikan Babinsa Petahunan, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, Serka Eko Budi Wiyono, kepada Kepala Desa Petahunan, Rohmat Fadli (42), di titik akhir lokasi pengecoran jalan TMMD Reguler 108, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sabtu (20/6/2020).

“Kita harapkan peran aktif dari masyarakat Petahunan di semua lini untuk membantu tugas TNI dan Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur,” ungkapnya.

Menurutnya, dukungan penuh dari berbagai unsur masyarakat adalah kunci penyelesaian target pembangunan rabat beton, jembatan dan talud, karena waktu TMMD yang hanya dijadwalkan 30 hari mulai dari 30 Juni 2020 nanti.

“Tugas TNI adalah membantu Pemda dalam meratakan pembangunan infrastruktur masyarakat khususnya di desa terpelosok, sedangkan kewajiban masyarakat adalah ikut dalam pembangunan,” tegasnya.

Ditambahkannya, tujuan lain dari pembangunan secara lintas sektoral/instansi dalam TMMD adalah untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat.

“Tanpa bantuan dari seluruh aparatur pemerintahan dan masyarakat, seluruh sasaran khususnya fisik TMMD dapat selesai tepat waktu,” pungkasnya.

Sementara Kades Petahunan, Rohmat Fadli (42) menyatakan bahwa pihaknya akan menggilir keterlibatan warganya.

“Kita sudah menjadwalkan warga untuk ikut kerja bakti. Nanti tugas dari masing-masing Ketua RT dan RW maupun Kadus adalah memaksimalkan kehadiran warganya masing-masing,” ucap Rohmat Fadli. (Aan)

Untuk diketahui, adapun sasaran fisik TMMD meliputi pengecoran jalan sepanjang 1,8 kilometer lebar 3,75 meter dan ketebalan 20 centimeter, pembuatan 1 unit jembatan sepanjang 6 meter lebar 2,3 meter, serta pembangunan 3 unit gorong-gorong dengan lebar 80 centimeter tinggi 1 meter dengan panjang 6 meter, 4 meter, dan 4 meter.

Sedangkan untuk pembangunan talud disesuaikan dengan kebutuhan di titik-titik rawan longsor. (Aan)

DIBACA 562 kali

About pelitaekspres

Check Also

Aktivis Kota Tangerang, Bung Marsel Mengecam Obat Expired Diberikan Pada Warga

(pelitaekspres.com) – KOTA TANGERANG – Aktivis Saipul Basri mengecam adanya obat kadaluwarsa (expired) yang dikonsumsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.