(pelitaekspres.com) –OKU- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni telah menyalurkan bantuan bencana banjir di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sebanyak lima tahap secara bertahap dengan total Rp 5 miliar.

Bantuan tahap pertama hingga keempat telah disalurkan dan tahap kelima diserahkan langsung oleh Fatoni kepada Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah di pendopo Rumah Dinas (Rumdin) Bupati OKU, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Sabtu (25/5/2024).

Fatoni berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban banjir di Kabupaten OKU.

“Atas nama pribadi dan Pemprov Sumsel, saya sampaikan ucapan turut berduka atas bencana banjir yang terjadi di OKU dan  berharap bencana ini segera berlalu dan dapat ditangani bersama,” ucap Fatoni.

Fatoni mengatakan sejak banjir pertama melanda Kabupaten OKU pada 7 Mei 2024, OPD di Pemprov Sumsel, Pemerintah Pusat, CSR dan berbagai pihak terus menyalurkan bantuan mulai dari bantuan sosial, tenaga medis serta bantuan lainnya dengan sigap.

“Selain bantuan sosial, bantuan lain juga terus kita berikan dengan beberapa tahap. Saat ini kita berikan bantuan tahap lima, ini wujud atensi dan kebersamaan kita, bahwa kita di Sumsel bahu membahu meringankan dan ikut merasakan apa yang dirasakan saudara kita di OKU,” jelasnya.

Tak hanya menyalurkan bantuan, Fatoni juga akan mengusulkan permohonan kepada Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja pada akhir Mei nanti. Permohonan tersebut ditujukan untuk bantuan penanganan bencana.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan tahap kelima. Ada beberapa bantuan kami serahkan di antaranya 600 paket sembako, 12,5 ton beras, 50 matras, selimut juga ada sabun cair, makanan siap saji, tenda gulung, sandang, dapur umum dari Pemprov Sumsel, Baznas, BUMD dan BUMN,” jelasnya.

Fatoni juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama memberikan bantuan yang telah disalurkan hari ini dalam penanganan pasca banjir di seluruh wilayah Sumsel.

Dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah merinci wilayah terdampak bencana banjir meliputi sembilan kecamatan, 72 desa dan 10.816 unit rumah. Hingga saat ini tercatat lima korban jiwa dan dua orang masih dalam pencarian, ketujuhnya merupakan warga Lampung yang berada dalam mobil travel tersapu air sungai. Selain itu, total terdapat 11 unit jembatan yang terdampak banjir.

Seluruh desa juga telah mendapatkan bantuan melalui dapur umum dan pembagian paket sembako lainnya. Terkait jembatan gantung, Teddy berharap agar dapat segera teratasi dengan baik mengingat akses utama di desa.

“Kami sangat berterima kasih sejak banjir pertama sampai jilid dua ini bantuan dari Dinsos maupun BPBD Provinsi terus hadir dengan cepat. Kami masyarakat OKU sangat berterimakasih karena kami tidak merasa sendirian menghadapi  cobaan bencana ini,” jelas Fatoni.

Hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya Ketua DPRD Kab OKU Marjito Bachri, Kapolres AKBP Imam Zamroni dan sejumlah pejabat penting lainnya.(dkd)

 

Tinggalkan Balasan