Senin , April 19 2021
Home / NASIONAL / Pemkab Asahan Buka Kegiatan Advokasi Kepada Pemangku Kebijakan Daerah Dalam Promosi dan KIE Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting

Pemkab Asahan Buka Kegiatan Advokasi Kepada Pemangku Kebijakan Daerah Dalam Promosi dan KIE Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting

(pelitaekspres.com) – ASAHAN – Bupati Asahan yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si membuka kegiatan Advokasi Kepada Pemangku Kebijakan Daerah Dalam Promosi dan Komunitas Informasi Edukasi (KIE) Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kelahiran Mencegah Stunting Di Kabupaten Asahan. Bertempat di Aula Kantor P2KBP3A Kabupaten Asahan, Rabu (07/04/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Bappeda Provinsi Sumatera Utara, TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan dan Dinas yang terkait tentang kegiatan ini.

Bupati Asahan pada pidato tertulisnya yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si mengatakan pada program 1000 hari pertama kehidupan mencegah stunting kami mengharapkan kepada semua Pimpinan OPD di Kabupaten Asahan dan lembaga terkait untuk mendukung pelaksanaannya sehingga tujuan menyiapkan generasi emas melalui program 1000 hari pertama kehidupan kita harapkan berdampak baik bagi anak-anak Asahan hingga dewasa nantinya menjadi sehat, cerdas dan kuat.

“Salah satu masalah gizi merupakan persoalan stunting yang patut menjadi perhatian untuk segera dituntaskan. Stunting merupakan permasalahan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu lama atau kronis, terjadi sejak bayi dalam kandungan karena saat hamil sang Ibu kurang mengkonsumsi makanan bergizi,” ujarnya.

Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi intervensi yang paling menentukan untuk dapat mengurangi pervalensi stunting perlu dilakukan pada 1000 hari pertama kehidupan dari anak balita. Oleh karena itu untuk mencetak anak Indonesia yang sehat dan cerdas, langkah awal yang paling penting adalah pastikan pemenuhan gizi Ibu dan baik selama masa kehamilan hingga anak menginjak usia 2 tahun. Jika tidak terpenuhi, maka anak akan mengalami malnutrisi.

Lebih lanjut Beliau menyebutkan, pencegahan dan penanggulangan stunting melalui program 1000 hari pertama kehidupan akan berjalan dengan baik dan sukses sesuai yang kita harapkan apabila semua pihak terkait memberikan kontribusi sesuai tugas pokok dan fungsinya ditingkatan Wilayah kerja.

Narasumber kegiatan adalah Kasubbid Pemerintahan Umum Bappeda Provinsi Sumatera Utara Siti Rahmah, SE, MAP materi strategi konvergensi percepatan penurunan stunting. Ketua Pokja IV TP PKK Provinsi Sumatera Utara Dra. Delyana, Apt materi peran PKK dalam pencegahan stunting.

Sub Koordinator BKBA dan KKL Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Rugun Ulina Simarmata, S. Sos Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si materi penekanan agar stunting di Asahan dapat berhasil diminimalisasi Kepala Dinas P2KAP3A Kabupateen Asahan Drs. Muhilli Lubis. (Doni)

 

DIBACA 1 kali

About admin adminku

Check Also

Bulan Suci Ramadhan, Polres Tanjungbalai Gelar Patroli Gabungan “Ops Yustisi” dan Razia THM

(pelitaekspres.com) – TANJUNGBALAI – Polres Tanjungbalai gelar Patroli gabungan melibatkan Pemko Tanjungbalai dan unsur TNI …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *