Skip to content

Bupati Yapen Tekankan Keselamatan sebagai Budaya dalam Pelayaran

(pelitaekspres.com) –SERUI – Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy menekankan pentingnya membangun budaya keselamatan dalam aktivitas pelayaran. Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda, Oktovianus Ayorbaba, SE., S.Sos., M.Si., pada Kampanye Keselamatan Pelayaran yang digelar Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Serui, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang diikuti para pemilik speed boat dan perahu motor dari wilayah Cina Tua dan Serui Laut ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan pelayaran, kelayakan kapal, serta kelengkapan dokumen transportasi laut.

Dalam sambutan Bupati, disampaikan bahwa kampanye keselamatan pelayaran merupakan kegiatan strategis untuk mengedukasi masyarakat agar bersama-sama menjaga keselamatan dalam setiap perjalanan laut.

Menurutnya, laut bukan hanya menjadi sumber kehidupan dan jalur penghubung antardaerah, tetapi juga memiliki risiko dan tantangan yang harus diperhatikan.

“Keselamatan pelayaran tidak boleh dianggap sebagai hal biasa, tetapi harus menjadi budaya, kesadaran, dan tanggung jawab bersama,” demikian pesan Bupati.

Bupati juga mengingatkan para pemilik kapal, operator pelayaran, nakhoda, awak kapal, serta pemilik speed boat dan perahu motor agar selalu mengutamakan keselamatan, baik dalam perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh.

Ia menegaskan, setiap sarana transportasi laut yang digunakan harus memenuhi persyaratan kelayakan untuk berlayar demi menjamin keselamatan penumpang dan awak kapal.

Sementara itu, Kepala Kantor UPP Kelas II Serui, Fathoni, SE., M.AP., mengatakan bahwa laut memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, bukan hanya sebagai kekayaan alam, tetapi juga sebagai jalur penghubung antarkampung dan antarpulau serta sumber mata pencaharian dan penopang ekonomi keluarga.

Namun, aktivitas pelayaran juga memiliki risiko yang tidak boleh diabaikan. Karena itu, menurut Fathoni, peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran tidak cukup hanya melalui pengawasan dan penegakan aturan, tetapi harus disertai edukasi, sosialisasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat.

“Keselamatan bukanlah sesuatu yang dapat ditawar, melainkan kewajiban dan kebutuhan yang harus diterapkan dalam setiap perjalanan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, UPP Kelas II Serui mendorong para pemilik dan operator angkutan laut tradisional untuk lebih memperhatikan standar keselamatan, memastikan kelayakan sarana transportasi, serta mengurus dan melengkapi dokumen kapal sesuai ketentuan yang berlaku.

Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pelaku transportasi laut sekaligus membangun budaya pelayaran yang aman dan tertib di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Article topics