(pelitaekspress.com)-PAGARALAM- Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, SH secara simbolis menyerahkan bantuan Bibit kopi untuk 17 kelompok tani (Poktan) di Pagaralam. Sebanyak 200.000 batang Bibit kopi Robusta dari Dinas Pertanian kota Pagaralam bekerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan.

Walikota Pagaralam berpesan agar bantuan yang diterima oleh kelompok tani dipelihara dan dirawat sehingga memberikan manfaat.”pelihara dan rawat agar bermanfaat.” Jangan sudah diberi namun lalai memelihara dan merawat.”ingatnya.

Karena menurut Alpian, segala sesuatu yang dikerjakan haruslah ditekuni, disayangi Sehingga memberikan hasil yang memuaskan. Jangan timbul istilah kebun dua kali setahun. “Pertama ke kebun pangkas rumput kedua kalinya saat panen sembari menebas ranting dan rumput.”tamsilnya yang disambut gelak tawa hadirin. Kalau ke kebun dua kali setahun tentulah hasilnya sangat minim.”Jangan salahkan kebun hasilnya sedikit tetapi kitanya yang tak pandai merawat memelihara dan menyayangi.”bebernya.
Selain bibit kopi juga diserahkan benih padi Inbrida, acara dipusatkan di dusun Muara Tenang Kecamatan Dempo Selatan. Senin (06/07)

Hadir  Sekda Syamsul Bahri Burlian, Assistant I, Agus Ahmad, Assistant II, Syafrani, Assistant III kadis Pertanian, Gunsono Mekson, Camat Dempo Selatan Sutrimah, anggota kelompok tani, Kadis Perkebunan Propinsi Fahrurozi, jajaran Dispertan, tamu dan undangan penting lainnya Ketua Kelompok Cahaya Alam Tani dalam sambutannya, terimakasih kepada Pemkot Pagaralam dan Dinas Perkebunan Propinsi yang telah memberikan bantuan.”ke depan bantuan ini minta ditambah karena masih kurang.”pintanya .

Untuk jalan produksi tolong segera dibangun sehingga memudahkan mengangkut hasil panen , penyemenan kolam,packing atau alat pengering,harap ketua kelompok tani Cahaya Alam 1.”mohon dibantu lagi kami kelompok tani. Karena masih banyak kekurangan.” pintanya.
Kepala Dinas Pertanian Pagaralam Gunsono Mekson dalam sambutannya, kegiatan ini merupakan bantuan bibit dari TP Propinsi .

“Peremajaan bibit kopi dan Benih padi agar dapat menggelorakan perekonomian.”jelasnya.
Selain itu juga Mengharapkan bimbingan,bantuan nya kepada Disbun Provinsi,” Bantu dan bimbingan kami di kota.”harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Ir. Fahrurozi dalam sambutannya, antara Kabupaten, Kota dan Provinsi harus bersinergi dan banyaklah buat usulan sehingga bisa diaplikasikan.”kalau tidak ada usulan bagaimana mau bantu.”terangnya.

Dan jangan sampai poktan dibentuk hanya untuk mendapatkan bantuan,setelah bantuan diterima bubar,urainya. “Rawat dan tanamlah apa yang diberikan hari ini.”katanya.
Bila ternyata bantuan yang diberikan memberikan manfaat dan dirasakan masyarakat, Provinsi akan menambah porsi bantuan.”yakinlah, Provinsi akan menambah bantuan manakala bermanfaat dan dinikmati masyarakat banyak.”tutupnya. (Repi/ADV)