Home / NASIONAL / Balikpapan Disebut Masuk Zona Hitam Covid-19, Dinkes Kaltim Berikan Klarifikasi
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak saat memberi keterangan pers melalui video conference di Samarinda

Balikpapan Disebut Masuk Zona Hitam Covid-19, Dinkes Kaltim Berikan Klarifikasi

(pelitaekspress.com) – KALTIM-Dinas Kesehatan Kalimantan Timur sempat menempatkan Kota Balikpapan sebagai zona hitam seiring angka positif Covid-19 terus naik.

Penempatan zona hitam tersebut, sesuai desain infografis sebaran dan jumlah Covid-19 di Kaltim yang dikeluarkan Dinkes Kaltim, Senin (29/6/2020).

Infografis tersebut kemudian ramai jadi pembicaraan di media sosial.

Zona hitam pada infografis tersebut digunakan apabila akumulasi kasus Covid-19 di atas 95 kasus.

Belakangan Dinas Kesehatan Kaltim, mengklarifikasi penempatan zona hitam bagi Balikpapan.

“Terkait perubahan warna (zona hitam) mohon maaf akan kami revisi infografis, tidak berdasarkan akumulasi kasus tapi atas kasus aktif yang masih dirawat,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Selasa (30/6/2020).

Andi yang juga Jubir Penanganan Covid-19 Balikpapan ini, mengatakan sudah memberi masukan ke Dinkes Kaltim untuk menghitung jumlah pasien Covid-19 di Balikpapan menggunakan jumlah pasien yang masih dirawat bukan akumulasi.

“Jika menggunakan jumlah akumulasi maka kasus ini naik terus enggak mungkin turun. Kan selain penambahan, ada juga kasus sembuh,” ungkap Andi saat memberi keterangan pers di Balikpapan.

Sebagai informasi, penempatan jumlah kasus Covid-19 di Kaltim menggunakan warna sebagai zona penyebaran Covid-19.

Warna hijau untuk kasus nihil atau nol Covid-19, warna kuning untuk jumlah kasus satu sampai sembilan kasus, oranye untuk jumlah 10 kasus sampai 20 kasus, merah 21 sampai 30 kasus, merah mudah 31 sampai 45 kasus, ungu 46 sampai 70 kasus, abu-abu 70 sampai 95 kasus dan terakhir warna hitam untuk jumlah kasus di atas 95.

Saat ini total akumulasi kasus Covid-19 di Balikpapan mencapai 186 kasus, 111 di antaranya sembuh, 71 orang masih dirawat dan empat orang meninggal dunia.

Jika merujuk pada angka pasien yang masih dirawat yakni 71 kasus maka seharusnya, Balikpapan masuk zona abu-abu. (jt)

DIBACA 376 kali

About pelitaekspres

Check Also

Mochamad Aripin: KNPI Wajib Menghadirkan Pemuda Bukan Sekedar Menjelaskan Pemuda 

(pelitaekspres.com) -PURWAKARTA – Kandidat Ketua KNPI Kabupaten Purwakarta periode 2022 – 2025 Mochamad Aripin,SH, beharap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.