Jumat , Mei 7 2021
Home / POLITIK / Anggota DPRD Bartim, Nilai Kinerja Eksekutif Belum Bisa Bekerja Dengan Baik.

Anggota DPRD Bartim, Nilai Kinerja Eksekutif Belum Bisa Bekerja Dengan Baik.

(pelitaekpres.com) -TAMIANG LAYANG – Anggota Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, nilai kinerja eksekutif belum bisa bekerja dengan baik, karena pada Triwulan pertama PAD hanya tercapai, 1,31 persen.

“Dari realisasi Penerimaan PAD Barito Timur dari target realisasi Rp. 110 Miliar, baru terealisasi cuma 1,4 miliar hanya 1, 31% per tanggal 31 Maret 2021, itu menunjukkan bahwa dalam hal ini eksekutif belum bisa bekerja dengan baik, nah ini yang menjadi tanda tanya, ada  apa sebenarnya”, ucap Ketua DPC PKB Bartim Wahyudinnoor SP, MP Via Whatsapp, Sabtu (1 Mei 2021).

Ia juga mengatakan, dari 14 kabupaten/kota se Kalimantan Tengah, per tanggal 31 Maret 2021 Bartim adalah paling rendah pencapaian PAD nya, sehingga DPRD sudah mendorong beberapa kali rapat kerja  untuk mendorong peningkatan PAD.

Lanjutnya, sangat disayangkan PAD kita kalau tidak bisa mengoptimalkan dari sumber yang ada, seperti dari Perhubungan, Pelabuhan Telang Baru, dari Penerangan Jalan Umum (PJU), Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan  (PPhTB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Baru (BPHTB), Rumah Sakit dan pajak-pajak lainnya.

Ini gambaran lemahnya kinerja eksekutif dalam  realisasi penerimaan PAD dibandingkan dengan kabupaten pemekaran lainnya, yang usianya sama dengan Bartim, seperti Gunung Mas realisasi PAD mereka sudah mencapai 69 perses,  dari target Rp. 64 Miliar, mereka sudah mencapai Rp. 44 Miliar.

Selanjut di kabupaten Murung Raya, mereka sudah pencapaian target realisasi PAD 26% lebih, dari target Rp. 73 Miliar, dicapai sudah hampir Rp. 20 Miliar.

“Kita berharap eksekutif dalam hal ini untuk meningkatkan kinerjanya, sehingga PAD akan bisa meningkat, karena saat ini sangat disayangkan kerena dari target PAD dan realisasi sangat jauh sekali”, harap Wahyudinnoor.

Kemudian “Dalam hal ini pak Bupati sebagai kepala eksekutif, harus membangun strategi dan membuat terobosan juga koreksi, kenapa hal ini terjadi”, pintanya

Kita juga berharap ini bisa menjadi perhatian serius, sehingga nantinya daerah kita tidak tertinggal dengan daerah-daerah yang lain, terutama dari daerah yang usia pemekarannya sama, Tutupnya sekaligus mengakhiri (DH).

 

DIBACA 5 kali

About admin adminku

Check Also

Yansen Mulia Jabat Plt. Sekwan DPRD Lampung Selatan

(pelitaekspres.com)-KALIANDA- Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan Yansen Mulia,  akhirnya resmi menjabat sebagai Plt Sekretaris …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *