Home / Pemkab / Anggaran Bartim Sudah Terleasliasi 41,33 Persen

Anggaran Bartim Sudah Terleasliasi 41,33 Persen

(pelitaekspres.com) – TAMIANG LAYANG – Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) atau hasil konsolidasi, Tahun Anggaran (TA) 2022 Kabupaten Barito Timur (Bartim) Kalimantan Tengah (Kalteng) sejak 01 Januari hingga awal Oktober 2022, target pendapatan sebesar Rp 892.141.035.458,00.

Namun, baru terealisasi sebesar Rp 293.744.842.255,27 atau sebesar 39,93 persen. Sementara dari sisi belanja daerah, dari target Rp 1.061.060.612.393,00 baru terealisasi Rp 418.683.570.710,00 atau sekitar 39,46 persen.

Sedangkan dari sisi penerimaan pembiayaan daerah yang dihasilkan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun sebelumnya, sebesar Rp179.994.576.935,00. Dan, baru terealisasi untuk pengeluaran pembiayaan penyertaan modal daerah sebesar Rp 11.075.000.000,00 atau sekitar 6,56 persen.

Hal ini disampaikan Kepala BPKAD Kabupaten Bartim Misnohartaku, ketika diwawancarai media ini, Kamis,  (10/11/2022) di Tamiang Layang.

“Dari keseluruhan anggaran yang telah ditargetkan, sampai awal Oktober 2022 sudah terealisasi atau sudah terserap kurang lebih 41,33 persen,” bebernya.

Dijelaskan dia, terkait persoalan tersebut ada dua faktor yang menjadi kendala mengapa sampai awal Oktober 2022 baru terserap rata-rata sekitar 41,33 persen.

Faktor yang pertama adalah kendala pada SIPD, baik kendala dari sistem SIPD itu sendiri yang masih dilakukan penyempurnaan-penyempurnaan oleh Kemendagri maupun kendala dari sumber daya manusia (SDM). Sebab, dalam melakukan input masih banyak yang kebingungan.

Faktor yang kedua sambung dia, adanya kebijakan realokasi anggaran untuk penanganan inflasi, sehingga harus melakukan revisi-revisi terlebih dahulu.

Untuk mengatasi masalah kendala pada sistem SIPD, Pemerintah Daerah telah bekerjasama dengan BPKP Provinsi Kalteng melakukan pengembangan aplikasi yang dinamakan SIMDA FMIS sebagai pendamping SIMDA yang terdahulu.

“Jadi Pemerintah Kabupaten Bartim saat ini menggunakan dua sistem, yaitu sistem SIPD dan sistem SIMDA FMIS sehingga kita optimis pada Triwulan IV ini serapannya sesuai capaian yang ditargetkan,” pungkasnya. (SI).

About admin adminku

Check Also

Pemerintah Kabupaten Asahan Terima Kunker Anggota DPRD Provsu

(pelitaekspres.com) -ASAHAN – Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S, Sos, M. Si menerima Kunjungan …

Tinggalkan Balasan