Skip to content

Diduga Oknum Peratin Pekon Sukarame Sunat Honor Aparatur Pekon

(pelitaekspress.com) -LAMBAR –Diduga oknum peratin Pekon Sukarame sunat honor aparatur pekonnya. Informasi tersebut didasari pengakuan nara sumber PE yang notabene adalah salah satu aparatur Pekon setempat.

Dia mengatakan honor yang diterima apa aparatur pekon berkurang 150 ribu perbulannya. Alasan yang diberikan oknum peratin pada mereka mengenai berkurangnya nominal honor isentif adalah sebagai dampak dari pandemik Covid-19 namun anehnya dalam kwitansi penerimaan honor isentif yang diterima para aparatur pekon nominal yang tercantum angkanya tidak berkurang 1 rupiahpun.

“tiap bulan isentif kami dipotong sebesar 150 ribu dengan alasan karena Covid 19 tapi anehnya nominal yang tercantum dikwitansi penerimaan isentif yang kami terima angkanya tidak berkurang” ungkap nara sumber yang keberatan disebutkan namanya.

Menyikapi informasi yang tercover, awak media coba mengkonfirmasi pada Peratin Pekon Sukarame.

Dalam klarifikasinya oknum  Peratin tersebut menyanggah kebenaran informasi terkait pemotongan ADP Pekon Sukarame.

“tidak ada pemotongan isentif itu” jawabnya singkat tanpa dibarengi penjelasan detail.

Belum lama diberitakan di media ini terkait pengalokasian dana BUM-Des di pekon lain yang disinyalir tidak tepat jumlah, tidak tepat sasaran dan tidak sesuai aturan,lagi dikabarkan perihal pungli didesa lainnya dilokasi kecamatan yang sama Kecamatan Belalau.

Camat Belalau sampai saat belum bisa.dikonfirmasi terkait kondisi dipekon-pekon yang berada diwilayah tugasnya.

Lagi dan lagi ditemukan tindakan yang disinyalir keluar dari koridor aturan yang sudah ditetapkan. Dan bermuara pada banyak pertanyaan yang menunggu jawaban dari pihak terkait yang diamanati untuk menjalankan tupoksi sesuai tanggung jawabnya.

Tugas pengawasan dan evaluasi  kegiatan pembangunan dipertanyakan.(ozi)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan