Bantuan Sanitasi WC dari Aspirasi Partai Nasdem  di Tiyuh Candra Kencana Diduga Tidak Tersalurkan Sepenuhnya

(pelitaekspres.com) –TUBABA- Dalam rangka program aspirasi dari partai Nasdem di Tiyuh Candra Kencana, kecamatan tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dengan nilai anggaran dana Rp.350.000.000, yang di kucurkan guna pembangunan 35 senitasi buat warga kurang mampu diduga tidak tersalurkan sepenuhnya. Senin (01/08/2023)

Kegiatan Proyek Pembuatan Sanitasi WC itu dilakukan di Tiyuh Candra Kencana tersebut dilakukan sejak awal bulan Juni lalu dan selesai pertengahan bulan Juli kemarin.

Proyek Aspirasi tersebut dijadikan untuk 35 titik WC yang disebar diberbagai titik di Tiyuh Candra Kencana, dengan besar dana yang dianggarkan per satu titik Sanitasi WC sebesar 10 juta .

Tetapi pada kenyataannya banyak kejanggalan yang dilihat dari penggarapan proyek tersebut, pasalnya proyek sanitasi WC itu yang harusnya disebar ke-35 titik tetapi pada kenyataannya hanya digarap 29 titik.

Salah seorang warga dengan inisial RT yang mendapati bantuan tersebut mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengetahui perihal dana yang dikucurkan untuk satu Sanitasi WC itu, ia menyebutkan dirinya tiba-tiba didata dan diberikan bantuan berupa sepenggal material bahan untuk pembuatan Sanitasi WC itu lalu dibebankan untuk penggalian tempat pembuatan kotoran/Sapitenk pada dirinya.

“Alhamdulillah banget si pak saya senang sekali dapat bantuan WC ini cuma untuk dananya saya kurang faham, tapi yang buat saya heran itu ya, bantuan kok cuma setengah-setengah pak, Sapitenk gali sendiri paralonnya cuma dikasih 2 biji satu yang kecil dan yang besar, kurangnya ya beli sendiri. Pengerjaannya juga lambat  dan jarang-jarang juga dan tukang nya mungkin ya dirapel gitu untuk 29 titik lainnya.”Ujarnya saat ditemui dirumahnya.

Dalam lain waktu awak media melakukan klarifikasi dengan pihak Aparatur Tiyuh Candra Kencana yakni Syaiful selaku Ketua KMP yang mengkordinir proyek tersebut, beliau menyebutkan pihaknya hanya menerima arahan saja dari para pendamping, apa yang diarahkan pendamping maka ya itu yang saya lakukan.

“Jadi memang kita yang beli material tetapi kami tidak bisa menerangkan jelas tentang berapa-berapanya dana yang digunakan untuk satu Sanitasi WC”. imbuhnya

Dari jawaban yang sedikit rancu itu awak media terus lakukan investigasi untuk menguak kebenarannya tentang Dana Aspirasi itu , melihat jawaban yang diberikan tersebut bisa dikatakan beliau masih menutupi berapa jumlah anggaran dan sisanya,dan hanya ucapan tidak tau dan ngga ngerti yang terus terlampir pada mulutnya.

Karna pada kenyataannya dana yang digunakan kemungkinan tidak sesuai dengan hitungan awal untuk per satu titiknya 10 juta, karna diliat dari hasil pengerjaan bangunan nya bisa dikatakan itu kurang dari 10 juta . Lalu yang jadi pertanyaan dana sisanya kemana??

Sedangkan Dari pihak Partai Nasdem sebagai yang mengetahui sudah kami lakukan klarifikasi juga akan kegiatan Sanitasi WC tersebut,bahwa mereka membenarkan akan anggaran 350 Juta dan pembagian Per-satu Sanitasi WC ialah 10 juta .

SB menyebutkan bahwa pihaknya tau akan kegiatan itu dan kami sudah diberi arahan untuk ikut bantu dan awasi kegiatan proyek itu , tetapi pada kenyataannya pendamping yang diutus Nasdem malah berkolaborasi dan lakukan kongsi dengan pihak Tiyuh Candra Kencana dan disinyalir mereka lakukan kerjasama untuk dapat keuntungan dari Proyek tersebut.(Izal/paung)

Tinggalkan Balasan