Selasa , Agustus 20 2019
Home / DAERAH / Tegas, Bupati Pesawaran Siapkan Konsep Pemberhentian Sementara Kades Mada jaya

Tegas, Bupati Pesawaran Siapkan Konsep Pemberhentian Sementara Kades Mada jaya

(pelitaekspres.com)- PESAWARAN-Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mempersiapkan Konsep Pemberhentian Kades Mada Jaya.

Hal itu disamapaikan Dendi Ramadhona usai sidang paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan President Jokowi di Gedung DPRD Pesawaran. Hal ini terkait dugaan Penganiayan kepala Desa Mada Jaya kecamatan way khilau kabupaten Pesawaran Nana Sutrisn terhadap tiga orang anak di bawah umur yang diketahui bernama Helvi Cakra Masta (14), Munawardin (14) dan Rahmatulah (15)” kemarin lusa Rabu apa ya sudah saya perintahkan,pak inspektorat langsung yang turun. Kemarin saya Baru mendapatkan informasi langsung bahwa yang baru di klarifikasi pihak korban.

Sang Kades belum karena alesannya memenuhi panggilan Polres jadi tidak ketemu di Desanya Desa Mada Jaya”ujar mantan anggota DPRD Provinsi Lampung,Jum’at (16/8/

Lebih Lanjut Bupati Muda tersebut,menegaskan Pemerintah Daerah telah mempersiapkan konsep pemberhentian Sementara kades Mada Jaya Nana Sutrisna. Hal ini mengingat dampak Fisikologis para korban yang masih di bawah umur “klo memang dia terbukti Memukul berartikan ada jalur Hukum yang akan di tempuh, jadi kita non aktifkan sementara. Kosep pemberhentian Sementara Kades Mada Jaya juga sudah kita Buat”terang politisi demokrat tersebut.

Sementara itu Ketua komisi I DPRD Kabupaten Pesawaran Yusak meminta agar pihak kepolisian yang dalam hal ini polres pesawaran untuk segera menidak tegas Oknum Kades Mada jaya yang telah melakukan Penganiyaan terhadap anak di bawah umur”yang jelas kita percayakan proses hukum nya kepada pihak kepolisian mudah mudahan pihak kepolisian dapat melaksakan tugas nya sesuai aturan dan tetap mengedepan kan asas praduga tak bersalah dan gak pandang bulu,siapa yang bersalah siapa pun dia harus di proses secara hukum yang berlaku”ujar Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pesawaran ini.

Diberitakan Sebelumnya berdasarkan Laporan dari sejumlah orang tua korban penganiayaan tertuang dalam Laporan Polisi dengan nomor: STPL/B-592/VIII/2019/PLD/LPG/Res Pesawaran tertanggal 13 agustus 2019. Oknum Kepala Desa Mada Jaya bakal merasakan dingin nya jeruji besi,pasalnya oknum kades tersebut di laporkan oleh warga nya sendiri karena di duga melakukan Penganiayaan terhadap tiga orang warga nya yang masih di bawah umur.

Dalam keterangan yang di sampaikan orang tua korban Adi purnawan “bahwa pada senin (12/08) anaknya bertiga bersama di tuduh oleh kepala desa melakukan pemerasan terhadap anaknya,padahal anak kepala desa tersebut yang menawarkan uang kepada ketiga korban,karena ketiga korban takut akhirnya uang yang di tawarkan anak kepala desa sebesar 600 ribu tersebut hanya di ambil 100 ribu saja oleh ke tiga korban itupun untuk membeli rokok,namun oleh kepala desa Nana Sutrisna ketiga korban di bawa ke polres dengan pengaduan telah melakukan pemerasan terhadap anak nya.”ujar adi purnawan (13/8/19).

Adapun ketiga anak di bawah umur tersebut diketahui bernama Helvi Cakra masta.(14) Munawarudin (14)dan Rahmatulah (15)

” karena kami merasa anak kami akan di tahan selanjutnya kepala desa menawarkan kalau anak nya tidak mau di tahan sebagai orang tua harus menanda tangani surat perjanjian,dan oleh kami bertiga sebagai orang tua korban melakukan kesepakatan untuk menanda tangani surat tersebut”tuturnya.

Lanjutnya ” “betapa terkejutnya setelah kami menemui anak kami ternyata mereka ber tiga terlihat babak belur habis kena Aniyaya,setelah di tanyakan ternyata semua itu di lakukan oleh oknum kepala desa tersebut,karena kami tidak terima anak kami jadi babak belur makanya kami melaporkan kejadian tersebut ke polres pesawaran intinya kami sebagai orang tua korban tidak terima dan mengharapkan keadilan,”pungkasnya.

DIBACA 5.434 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *