Senin , September 23 2019
Home / DAERAH / Tangani Penganiayaan anak dibawah umur Polres Pesawaran dapat Dukungan dari Para Aktivis

Tangani Penganiayaan anak dibawah umur Polres Pesawaran dapat Dukungan dari Para Aktivis

(peliraekspres.com)- PESAWARAN-Viralnya Kasus Dugaan Penganiyaan terhadap 3 anak dibawah umur yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Pesawaran Nana Sutrisna.

Kini telah di tangani Polres Pesawaran. penyidik mulai memanggil para saksi dan Korban Penganiayaan yang dilakukam oknum Kades untuk dimintai keterangan”perkara kasus yang telah kita tangani tentang Dugaan penganiyaan dan pemukulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh Kades Mada Jaya, di indikasi melakukan Pemukulan Terhadap anak di bawah umur.

Hal itu dapat di lihat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyelidik terhadap Pelapor dan terlapor serta di lihat dari hasil Visum dari RSUD Pesawaran,Nana Sutrisna di Indikasi telah melakukan pemukulan terhadap ketiga anak di bawah umur itu,”ujar Kapolres Pesawaran AKBP Popon Aridianto Sunggoro Sik,SH di sela sela kegiatan Perlombaan HUT RI yang ke- 74 tahun,yang di laksakan Mapolres pesawaran,Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan, sabtu (17/8/19).

Lebih lanjut,Kapolres Muda itu Menjelaskan melihat dari hasil pemeriksaan dan hasil visum Dari RSUD Pesawaran,Sampai saat ini ada dugaan bahwa oknum Kades tersebut melakuan pemukulan.

Dan jika terbukti maka pihak Kepolisian akan menjerat dengan Pasal Berlapis yaitu penganiayaan serta pasal perlindungan Anak”Oleh karena itu oknum kades yang di duga melakukan pemukulan ini akan dijerat dengan undang undang nomor 35 tahun 2014 Pasal 80 tentang perlindungan anak dan di tambah lagi UU KUHP pasal 351 ayat 1 tetang Penganiayaan,”jelasnya kepada sejumlah awak media.

perkara dugaan Penganiyaan yang di duga di lakukan oknum Kades Mada Jaya,lanjutnya, masuk perkara pidana Murni bukan Delik aduan. Namun oknum kades tersebut belum bisa dilakukan karena penyelidikan masih terus berjalan” jadi jika kita menilik perkara ini kemungkinan besar adanya penahanan,Tapi kita lihat penahanan itu tidak semata mata setarap atau tidak. Intinya proses penyelidikan berjalan dulu, yang jelas seperti apa,Kalau kita jalan cepat cepat dan kalau perkaranya belum jelas. ya percuma saja,Tapi intinya kami dalam hal menindak lanjuti perkara ini kita akan Auto trek Dan juga jangan sampai ada permasalahn permasalahan yang akan mengganggu proses jalannya penyelidikan ini ,”terang pria yang beberapa kali terlihat modis memakai Kacamata ini.

Sementara itu menanggapi tindakan cepat yang dilakukan Polres Pesawaran salah satu aktifis yaiti Ketua LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Fabiyan Jaya mendukung penuh kasus dugaan Penganiayaan anak di bawah Umur yang dilakukan oknum Kades Mada Jaya”anak adalah aset keluarga,bangsa dan negara, oleh sebab untuk melindunginya dari perbuatan jahat pemerintah secara khusus telah mengeluarkan undang-undang perlindungan anak, diatur secara khusus dalam pas 76 C UU 35/2014. Tentang perlindungan terhadap anak” katanya

Lanjutnya” Kasus tersebut hendak nya secepatnya di proses dengan seadil adilnya karena menyangkut kekerasan anak dibawah umur. Apalagi Pelaku yang diduga melakukan penganiayaan adalah seorang kepala Desa,yang seharusnua jadi panutan serta pengayom bagi warga Desanya”tandasnya.

Selain itu,dukungan pun datang dari Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Pesawaran Dr. nurul Hidayah,SH. MH,menurutnya kekerasan yang dilakukan terhadap anak anak akan berdampak besar bagi mereka yang menjadi korban, secara pisikologis anak akan menjadi Trauma,”dampak dari kekerasan akan menimbulkan trauma ketalakutan pada pristiw penganiayan,trauma nanti saya akan dianiaya lagi”jelas wanita berhijab tersebut.

Untuk itu Sebagai ketua LPA Perwakilan Pesawaran menegaskan jika terbukti bersalah dugaan yang dilakukan oknum kades terhadap ketiga anak yang di ketahui bernama HCM (14) Muh (14) dan Rah (15 ) harus diproses secara hukum”klo terbukti harus diproses hingga tingkat pengadilan. Jika itu terbukti ranahnya pengadilan ya. Kita lihat dari hasil Visum,klo hasil visum ada otomatis harus diproses hukum”Pungkasnya

Caption: Ilustrasi photo Kapolres Pesawaran AKBP Popon Aridianto Sunggoro Sik,SH Saat jumpa Pres/rilis pres di Mapolres Pesawaran,Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan.

DIBACA 5.037 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *