Kamis , Juni 20 2019
Home / ADVERTORIAL / Reses DRPD Mesuji, Moment Paling Dinanti Masyarakat.

Reses DRPD Mesuji, Moment Paling Dinanti Masyarakat.

(pelitaekspres.com) MESUJI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji mengadakan kegiatan RESES masa sidang l daerah pemilihan (dapil)V tahun anggaran 2019. Kegiatan yang di laksanakan di beberapa desa dimulai sejak tanggal (19-21/04) itu menyasar aspirasi masyarakat dari beberapa desa, yakni Desa Wira Bangun, Jaya Sakti, Kecamatan Simpangpematang, dan Desa Aji Jaya, Adi Luhur dan Fajar Indah, Kecamatan Panca Jaya. Senin (22/4)

Pada kegiatan RESES tersebut dihadiri enam anggota dewan dari dapil V yakni meliputi wilayah Kecamatan Simpang Pematang dan Panca Jaya. Adapun anggota dewan yang hadir yakni Mego dari partai PDIP, Supriyanto dari partai PAN, Suyadi partai Gerindra, Mustawi partai Nasdem, Rulyana partai Gerindra, Haryati Canderalela partai Golkar, sementara Cik Husin dari partai Demokrat berhalangan hadir.

Dalam sambutan Sekretaris camat Simpang Pematang Ade Erlina Indah.ST., mewakili Camat yang berhalangan hadir, Dan senada yang di sampai kan oleh camat panca jaya Taufik widodo,bahwa kegiatan reses ini merupakan ajang untuk menyerap aspirasi masyarakat, dalam segala bidang.

“Jadi, pada moment ini sampaikanlah apa saja yang menjadi kebutuhan dan permasalahan masyarakat,Sebab moment ini sangat langka dan hanya dilaksanakan tiga kali dalam satu tahun anggaran,”ucapnya.

Pada kesempatan reses tersebut, ada beberapa hal yang menjadi keluhan masyarakat desa kecamatan simpang pematang dan kecamatan panca jaya, honor bpd, masalah infrastruktur jalan kabupaten yang rusak,jalan desa yang rusak akibat pembangunan tol,dan dibidang pertanian masalah bantuan bibit padi dari pemerintah yang kurang cocok ditanam di wilayah Desa setempat.penerangan PLN ada desa yang belum tersalur.

Sementara kordinator Reses DPRD davil¬† V Mego, mengatakan “Reses ini merupakan program kerja tetap DPRD Kabupaten Mesuji, sebagai sarana untuk penyerapan aspirasi masyarakat yang nantinya akan di jadikan program kerja pemerintah dengan demikan reses ini di harapkan kepada masyarakat dapat menyampaikan apa yang menjadi keinginannya, baik mengenai program bantuan yang tidak tepat sasaran maupun pembangunan yang kurang merata, semua masukkan dan keluhan masyarakat akan kami catat dan akan kami sampaikan ke pemerintah daerah melalui leding sektornya masing-masing,”kata politisi PDIP tersebut.

Masa-masa reses merupakan masa penting yang sejatinya fungsional dalam menjaring aspirasi masyarakat. Menurutnya, dengan adanya reses ini dirinya menjadi tahu apa yang menjadi harapan dan permasalahan yang ada di masyarakat selama ini,dari suara-suara masyarakat yang berhasil dihimpun melalui reses ini kemudian akan direkap dan dibuat laporannya, diteruskan pada pimpinan di Dewan.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, mendengarkan keluh-kesah, aspirasi warga, itu memang tugas anggota Dewan. Dalam kegiatan ini kita fokus mendengarkan untuk kemudian disalurkan. Bukan sekedar mengadakan pertemuan tanpa hasil membangun di masa depan. Artinya, kedepan keluhan dan aspirasi ini akan menjadi pertimbangan dan akan terealisasi pada tahun 2020 mendatang.

Hasil dari pada reses ini nanti akan kita bahas bersama teman-teman komisi di DPRD dan dinas terkait, agar dapat dicarikan solusi penyelesaiannya, demi terwujudnya harapan dan keinginan masyarakat disini,”ujarnya. (Adv)

 

DIBACA 7.503 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *