Senin , September 23 2019
Home / HUKUM & KRIMINAL / Program KOTAKU Lemah Mekar terindikasi berkualitas rendah, DPKPP Terkesan Cuci Tangan.

Program KOTAKU Lemah Mekar terindikasi berkualitas rendah, DPKPP Terkesan Cuci Tangan.

(pelitaekspres.com) – INDRAMAYU – Terkait pekerjaan jalan cor dan drainase program KOTAKU di kelurahan Lemah Mekar kecamatan dan kabupaten Indramayu yang diduga terindikasi berkualitas rendah pada berita sebelumnya, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu terkesan cuci tangan.

“Dinas sendiri dalam program KOTAKU hanya berfungsi proses pencairan program dan satuan kerja saja, Dalam pelaksanaannya di kerjakan langsung oleh Masyarakat atau KSM” kilah Kartono Selaku Kepala Seksi Kawasan Pemukiman Dinas DPKPP Indramayu diruang kerjanya pada jumat (13/9/2019).

Dipertanyakan tentang pertanggung jawaban pada pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan program kotaku, kartono melempar kepada fasilitator kelurahan (faskel), “Fasilitator/faskel, untuk pengawasan dan sebagai konsultan pendamping, sementara diatas fasilitator ada Asisten Mandiri (ASRI) kepala fasilitator”. tampiknya.

Kartono juga berkilah bahwa pencairan dana program KOTAKU tersebut langsung mengalir ke rekening BKM dan KSM. “Anggarannya langsung di salurkan melalui BKM dan KSM” ucapnya.

Sementara dalam petunjuk pelaksanaan program KOTAKU BAB II penyelenggaraan pada huruf F. menyebutkan bahwa satuan kerja bertugas melakukan Monev partisipatif, Guna memastikan bahwa pelaksanaan pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh diperkotaan berjalan sesuai dengan tujuan dan rumusan kerangka keberhasilan, maka penting dilakukan monitoring dan evaluasi dipimpin pokja dengan melibatkan berbagai unsur pelaku lainya.

Dalam Juknis, bagian 4.2 Tata Peran Pelaku nomor 3 menyebutkan bahwa Satker Kabupaten/Kota dituntut melaksanakan kegiatan teknis dan administratif untuk pelaksanaan program, melaksanakan sosialisasi dan koordinasi tingkat Kabupaten/Kota, termasuk dengan Tim Korkot.

satker juga bertugas memonitor keefektifan proses partisipasi masyarakat, mengesahkan RP2KP-KP dan RPLP/RTPLP yang telah disetujui Pokja PKP Kabupaten/Kota serta menyalurkan dan mengadministrasikan dana Bantuan Dana Investasi (BDI)/Investasi, terutama laporan SP2D dan e-monitoring pencairan dana Bantuan Dana Investasi.

Mengelola pengadaan konsultan dan fasilitator termasuk melakukan evaluasi kinerjanya, melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program, mengevaluasi kebutuhan peningkatan kapasitas tingkat kabupaten/kota, membuat laporan dengan basis Sistem Akuntansi Instansi (SAI) dan E-Monitoring.

Mempertanggungjawabkan seluruh pengeluaran dana sesuai ketentuan yang berlaku, menindaklanjuti berbagai pengaduan terkait program sampai proses hukum/ke tangan penegak hukum dengan tetap mengutamakan penyelesaian secara kekeluargaan; dan melaporkan kemajuan dan kinerja program serta laporan keuangannya kepada Pokja PKP kabupaten/kota

Diketahui, Untuk kabupaten Indramayu yang mendapatkan program kotaku sebanyak 11 kelurahan dan desa dengan Total anggaran senilai 21 milyar dari APBN.

Salah satu penerima program KOTAKU di Indramayu yakni kelurahan lemah mekar membangun infrastruktur jalan dan dainase namun terindikasi berkualitas rendah.(GTR/EM)

DIBACA 7.363 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *