Sabtu , Agustus 24 2019
Home / NASIONAL / PPK DISPERKIM LABURA DIDUGA TUTUP MATA

PPK DISPERKIM LABURA DIDUGA TUTUP MATA

(pelitaekspres.com) –AEKKANOPAN – Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PPK Disperkim) Kab. Labuhanbatu Utara (Labura) diduga tutup mata atas miringnya tiang pembangunan gedung DPRD Tahun anggaran 2018.

Lanjutan pembangunan gedung dikerjakan PT. MNP senilai Rp 25,7 milyar bersumber dari APBD tahun 2018 hingga kini masih dalam tahap pengerjaan. Konon terlihat tiang cor ukuran 50×30 centimeter bagian kiri lantai II miring.

Pantauan wartawan di lapangan, hingga saat ini para pekerja melaksanakan aktifitas sebagaimana mestinya. Selain itu para pekerja tidak memperbaiki tiang miring yang sudah terpasang batu bata. Tidak terlihat konsultan pengawas dan pegawai Disperkim mengawasi konstruksi bangunan tersebut. Peruntukan besi bervariasi, sebahagian tiang menggunakan besi ulir ukuran 16 mili dan behel 8 mili, kini besi dicampur menggunakan besi polos.

“Apa yang diperintahkan kontraktor kami laksanakan, kami disuruh merakit besi ini. Kontraktornya Panusunan Siregar jarang datang kemari”, kata seorang tukang.

Ketua Partai Berkarya Kab. Labura, Zurul Bakti Hasibuan, Kamis (17/1) mengatakan, lanjutan pembangunan gedung DPRD senilai Rp 25,7 milyar dikerjakan PT. MNP dinilai kurang profesional. “Sangat disayangkan bangunan itu tidak memiliki kualitas yang baik, tiangnya saja terlihat miring. Pengerjaan diberi waktu selama 6 bulan, sekarang sudah masuk 2019 pekerjaan juga belum selesai”, ungkapnya.

“Kemana konsultan pengawas dan PPK Disperkim Kab. Labura saat pengecoran tiang balok hingga hasilnya miring. Apakah mereka sekarang tutup mata atau tidak tau sama sekali?”. Lanjutnya lagi.

Sementara PPK Disperkim, Edi Agam tidak berhasil dikonfirmasi karena tidak berada di ruang kerjanya, dan tidak bisa dihubungi melalui hanphone. PT. MNP adalah Muslimindo Nanda Prima. (bima)

 

 

 

 

DIBACA 7.256 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *