Senin , September 23 2019
Home / NASIONAL / Pemprov Malut Gelar Seminar Awal Tentang Daya Saing dan Strategi Pembanguan Daerah

Pemprov Malut Gelar Seminar Awal Tentang Daya Saing dan Strategi Pembanguan Daerah

(pelitaekspres.com)-SOFIFI – Dalam rangka meningkatkan daya saing dan strategi pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) dalam hal ini Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Maluku Utara menggelar Seminar Awal tentang Kajian Daya Saing dan Strategis Pembangunan Daerah, bertempat di ruang rapat lantai 4 kantor Gubernur,  Senin (19/8).

Penjabat Sekretaris Provinsi (Sekprov) Provinsi Maluku Utara, Bambang Hermawan pada saat memberikan sambutan menyatakan, kajian-kajian dan riset seperti ini sangat penting dilakukan sehingga menjadi pertimbangan khusus pemerintah sebelum melahirkan suatu keputusan yang resmi.

”Saya terus terang sangat mendukung sekali dan sangat mengandalkan dari apa yang disampaikan Balitbangda untuk memberikan kajian-kajian, karena pemgambilan keputusan tanpa dilakukan dengan kajian yang memadai adalah akan menghasilkan pengambilan keputusan yang salah. Nah, ini yang seharusnya kita budayakan selalu untuk mencari suatu jalan atau solusi yang terbaik,” kata Bambang.

Menurutnya, bagaiman cara memikirkan untuk memajukan pembangunan suatu daerah yang memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Utamanya, untuk menghasilkan suatu inovasi dari berbagai permasalahan dalam rangka pelaksanaan pembangunan.

”Saya dengan tim sempat juga, bagaimana coba di kaji, tentang pencatatan atau penilaian terhadap potensi sumber daya alam (SDA) kita, untuk kita lakukan pencatatan.

Pemerintah pusat sudah mewajibkan kepada kita dengan adanya kebijakan satu peta kemudian, dengan adanya batasan prosedur tentang bagaimana pelelangan atau pemberian ijin itu memberikan kepada kita suatu langkah untuk mengamankan sumber daya alam (SDA) diwilayah Provinsi Maluku Utara ini, supaya dapat dikembalikan dan dapat dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat di Provinsi Maluku Utara,” ungkap orang 03 di Provinsi Maluku Utara ini.

Selain itu, Bambang sendiri menekankan agar pihak Balitbangda lebih proaktif dalam melakukan kajian dan riset dibidang Daya Saing dan pengembangan Pembanguan Daerah sehingga dapat bersaing dengan daerah lain di Indonesia. ”Dua hal ini adalah merupakan yang paling utama untuk kita berkompetisi, terutama berkomptisi dengan daerah-daerah lain, jangan kita terpaku pada apa yang ada dan itu-itu saja, tetapi kita sebagai pemerintah apakah hanya terpaku pada hal-hal yang tradisional. Kita seharusnya berfikir secara milenial dan sudah harus berfikir untuk keuntungan dari pemerintah Provinsi Maluku Utara,” paparnya.

Untuk itu, dia sangat responsif terhadap terhadap riset yang dilakukan oleh Balitbangda Provinsi Maluku Utara, bukan hanya itu, dia juga berharap adanya rekomendasi yang dapat membantu percepatan pembangunan daerah. ”Saya sekali lagi sangat mendorong, dan sekali lagi saya sangat mendukung sepenuhnya dari kajian-kajian yang akan dilakukan dan rekomendasinya  kami tunggu, begitupun dengan rekomendasi-rekomendasi sebelumnya,” tegasnya.

Sementara itu, kepala Balitbangda Provinsi Maluku Utara, Mulyadi Wowor mengatakan bahwa apa yang dilakukan Balitbangda merupakan tahapan awak materi riset untuk dikaji dari semua aspek.

”Kegiatan ini adalah salah satu pentahapan kegiatan riset yang biasa dilaksanakan oleh Balitbangda. Diawal kita melakukan seminar ini dalam rangka sinkronisasi topik atau judul-judul yang akan dikaji, apakah ada atau belum ada dikaji oleh lembaga riset yang lain, itu tahapannya dan ini sudah tahapan kedua setelah tim penjamin mutu, itu memberikan penilaian pembobotan di tahap awal,” terangnya.

Menurutnya, kajian ini terdiri dari kajian dari aspek Badan Usahan Milik Daerah (BUMD) dan kajian tentang daya saing daerah.

”Hari ini adalah seminar awal, seminar awal ini, hari ini juga ada dua kajian terkait dengan peran dari BUMD, Koperasi dan UKM kemudian menyangkut dengan daya saing daerah,” ungkapnya.

Mulyadi juga menjelaskan, kegiatan riset ini berjalan sesuai kerjasama dengan pihak Universitas Kahirun Ternate. ”Hari ini mereka tim pakar masing-masing kajian itu memaparkan maksud dan tujuan penelitian ini. Tim pakar ini terdiri dari peneliti yang saat ini kami kerjasama dengan Universitas Khairun, mereka hadir untuk memaparkan itu oleh tim penjamin mutu, jadi tim penjamin mutu itu diketahui oleh Rektor Unkhair Ternate,” jelasnya.

Disamping itu, peserta yang menghadiri seminar tersebut berasal dari dinas, badan dan biro terkait dilingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara. ”Kami juga telah mengundang SKPD terkait, misalnya menyangkut ekonomi maka diundang Biro ekonomi, Dinas Koperasi dan UKM, Disperindag.

Berkaitan dengan daya saing kami mengundang dari PUPR dan Dinas Perkim dalam rangka meningkatkan daya saing daerah,” tutup Mulyadi. (ais).

DIBACA 6.011 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *