Home / NASIONAL / Mantan TKI Beromset 70 Juta Pertahun

Mantan TKI Beromset 70 Juta Pertahun

(pelitaekpres.com)- LOMBOK TIMUR-Di dusun jauh dari perkotaan tinggal seorang Pria berusia 36 Tahun. Dia sehari – hari bekerja sebagai peternak ikan, ikan yang dia tangkar sekitar 9000 bibit ikan.

Ditemui pelitaekspres.com, Senin (20/1/2020), Zulhadi yang berada di Dusun Gegek, Desa Perian Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur, NTB. Yang sedang memberi makan ikannya. Kolam yang luasnya sekitar 15 Are, dan bisa menampung 9000 ekor bibit ikan.

“Kolam disini kita buat seluas 15 Are dan kebetulan sekarang ikannya sudah umur 4 bulan, mungkin sekitar seminggu kita akan panen ,” ungkapnya.

Kata dia, sebelum menjadi peternak ikan, saya dulu pergi merantau ke Malaysia, ke Malaysia itu sering pergi sekitar 10 Kali dan hasilnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan Keluarga, ” jelasnya.

Dan setelah pulang dari Malaysia, saya mulai berpikir untuk membuka usaha apa yang kira – kira bisa cepat menghasilkan uang, kata bapak dua anak ini di Rumahnya.

Dia memulai usaha ternak ikan ini dengan modal Rp. 14 juta, dan bibit yang didapat sekitar 9000 ekor bibit.

” Kita dapat pasokan bibit dari BPI ( Balai Pembibitan Ikan) yang di  Mataram. Dan untuk Pakannya juga dari sana, “ujarnya.

Ditambahkan, terkait dengan pakan kita menghabiskan perharinya sebanyak 30 kg atau sebanding dengan satu karung, dan harga pakan butiran ini sangat mahal. Sehingga pakannya ini kita bantu dengan memberi lumut untuk sehari-hari.

“Kita memberi Lumut untuk pakannya, karena lumut ini alami, sehingga kealamian ikan itu lebih terjamin, ” bebernya.

Terkait dengan pemanenan atau menjualnya , kita disini menjual ikan itu ke pengepul. Dan kebetulan juga pengepulnya satu Desa.

”kita panen itu sekitar 4 bulan. Dan kita sekali panen sekitar 1 ton ikan yang masih segar. Dan harga perkilonya sebesar Rp. 25 ribu. Dan segitulah yang kita dapatkan kalau panen. Dan sekarang Omzetnya sekitar Rp. 75 juta sampai sekarang ini, ” ujarnya.

“kebetulan usaha ternak ikan ini sudah berjalan sekitar 2 tahun. Dan alhamdulillah kepada Alloh SWT yang sama unsur pemerintahannya. Dan harapannya kepada Kepala Desa Perian juga mendukung. Dan kebetulan saat ini dia me menjabat .Dan saling kenal dan kita rangkul,  kerja sama untuk melaksakam bagaimana kelancaran dan memudahkan untuk suatu usaha ternak sapi ini, ” jelasnya.

Harapannya, untuk Pemerintah Desa agar memperhatikan usaha Saya ,dan untuk permodalan juga kita dibantu,Ucapnya tadi siang. “(cr – sopi )

 

DIBACA 3.441 kali

Check Also

Nelayan Temukan Sesosok Mayat Tanpa Identitas Diperairan Nias

(pelitaekspres.com) – KEPULAUAN NIAS – Sesosok Mayat tanpa Identitas ditemukan oleh Nelayan di Nias,sedang mengapung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *