Senin , Januari 21 2019
Home / DAERAH / Larangan Guru buka Bimbel kepada Siswanya, Kadisdik Lamsel masih tunggu Regulasi dari pusat

Larangan Guru buka Bimbel kepada Siswanya, Kadisdik Lamsel masih tunggu Regulasi dari pusat

(pelitaekapres.com)-KALIANDA-Sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap guru yang menyelenggarakan Bimbingan Belajar (Bimbel) kepada siswanya, pihak Dinas Pendidikan Lampung Selatan masih menunggu intruksi dari atas.

Dari laman beritalima.com Sorotan KPK terhadap para guru yang membuka Bimbel tersebut mengemuka saat pertemuan antara Mendikbud Muhadjir melakukan pertemuan dengan Ketua KPK Agus Rahadjo di Kantor KPK di Jakarta, Selasa (8/1) lalu.

Dalam pertemuanya KPK menyoroti adanya pelaksanaan Les/ Bimbingan Belajar (Bimbel) yang diselenggarakan oleh para guru mata pelajaran kepada para siswanya dengan meminta sejumlah uang bulanan/harian kepada para peserta Bimbel /siswanya.

Hal itu dikhawatirkan terjadinya ketidak obyektifnya serorang guru dalam memberikan nilai kepada anak didiknya, antara siswa yang mebgikuti Bimbel dan yang tidak mengikuti Bimbel ” kata Agus sembari mengatakan bahwa pada Dinas pendidikan banyak terjadi tindak pidana korupsi walaupun nilainya kecil, namun kalau dikumpulkan cukup besar juga.

Melalui telephone selulernya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamsel Thomas Americo, kepada media ini mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya masih menunggu regulasi dari atas tentang adanya guru yang membuka Bimbel kepada anak didiknya ” katanya.

Namun demikian dirinya sangat mendukung apabila dilakukan larangan terhadap guru mata pelajaran yang membuka Bimbel terhadap anak didiknya, sehingga hal itu dapat mencegah hal hal yang tidak kita inginkan bersama ” pada dasarnya saya mendukung, namun kami harus menunggu dahulu regulasi dari atasan terlebih dahulu ” Saya tunggu dulu regulasinya seperti apa, tentang pelarangan terhadap Guru mata pelajaran yang buka Bimbel kepada muridnya, pokoknya saya mendukung yang baik baik itu ” tutur Thomas lagi. (cak Ton/ Yenita)

DIBACA 7.593 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *