Senin , September 23 2019
Home / NASIONAL / Kejurda U-16 di Maluku Utara, Tanpa Diikuti 4 Kabupaten

Kejurda U-16 di Maluku Utara, Tanpa Diikuti 4 Kabupaten

(pelitaekspres.com)-TERNATE – Kejuaran Daerah (Kejurda) tingkat Provinsi Maluku Utara (Malut) resmi di helat pagi tadi dilapangan Gelora Kieraha-Ternate, Senin (19/8) tanpa diikuti 4 Kabupaten, diantaranya Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Pulau Morotai dan Pulau Taliabu.

Sementara peserta yang mengikuti Kejurda terdiri dari Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Halmahera Selatan dengan jumlah kontingen seluruhnya sebanyak 150 orang.  

Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba (AGK) secara resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) sepak bola usia 16 tahun piala Gubernur yang bertempat di lapangan Gelora Kieraha Ternate, Senin (19/8).

Pada kesempatan itu juga, Gubernur mengatakan, atas nama pemerintah daerah dan juga secara pribadi sangat optimis dan menyambut baik penyelenggaraan kompetisi kejurda kali ini.

Menurutnya, pada kesempatan inilah merupakan momen yang tepat dan sangat berharga bagi saudara-saudara untuk menampilkan bakat, disiplin, irama permainan dan keterampilan mengolah bola, kekuatan fisik yang handal, inovasi dan kekompakan bermain bola dalam tim, sehingga mampu menjadi pemain sepak bola yang potensial. 

Gubernur juga menilai kegiatan semacam ini sangat penting, dan patut dikembangkan oleh semua pihak, pelaku dan pecinta Sepak Bola agar Maluku Utara nantinya memiliki segudang pemain terbaik berbakat yang mampu berkiprah tidak hanya di tingakt lokal, regional, nasional bahkan internasional.

“Saya berharap dari hasil kompetisi ini bisa terpilih pemain-pemain terbaik berbakat yang nantinya dipilih dan diseleksi menjadi pemain dari kontingen Sepak Bola Maluku Utara,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Irfan Kabau sebagai Kabid Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara dalam laporannya menyampaikan bahwa Kejurda merupakan ajang Evaluasi Pembinaan Olahraga Pelajar tertinggi dan bergengsi ditingkat Provinsi.

”Olehnya itu, pembinaan olahraga di tingkat pelajar mempunyai peranan penting dan strategis sebagai upaya untuk menjaring calon-calon sepak bola (talenta) berbakat yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi atlet berprestasi,” terangnya. (ais).

DIBACA 7.357 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *