Kamis , April 25 2019
Home / NASIONAL / Gabion TMMD Pemalang Juga Direboisasi

Gabion TMMD Pemalang Juga Direboisasi

(pelitaekspres.com) – PEMALANG – Pembronjongan tebing Telford TMMD Reguler 104 Kodim 0711 Pemalang di Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh, masih belum sempurna. Pelengkapnya kini ditanam beberapa pohon ketapang yang merupakan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang.

Tampak Serda Tolani, anggota Satgas TMMD dan Ketua Karang Taruna Sakti Jatiroyom, Koko Widiyanto (36) melaksanakan penghijauan tepatnya di bronjong kawat I yang panjangnya 28 meter dan tinggi 5 meter, terletak 150 meter dari nol Makadam serta bronjong II (20 x tinggi 6 meter) di titik 200 meter dari nol Makadam sepanjang 805 meter lebar 2,5 meter. Selasa (19/3/2019).

Dibenarkan Serda Tolani bahwa, pemasangan bronjong/gabion juga dibarengi dengan reboisasi, terutama di tebing tersebut. Dipilih bibit ketapang karena cepat tumbuh dan merupakan pohon dengan batang yang besar (lingkar batang hingga mencapai 2 meter) dan tinggi bisa mencapai 40 meter, sehingga akarnya menancap jauh kedalam tanah guna memperkuat tanah., dengan

“Pohon ketapang ini akan menjadi penahan tanah tebing alami. Harapannya adalah nantinya pohon yang ditanam dapat dimanfaatkan hasilnya bagi kesejahteraan penduduk setempat. Disamping itu, pembukaan jalan cukup panjang tersebut telah mengorbankan tumbuhan hutan,” ucapnya.

Diketahui, manfaat pohon ketapang antara lain : bagi pecinta ikan hias meyakini menaruh daun-daun ketapang kering di akuarium khususnya ikan cupang, dapat memperbaiki kesehatan dan memperpanjang umur ikan, kayu teras yang berwarna merah bata pucat atau dikenal red-brown terminalia digunakan sebagai penutup lantai atau veneer serta pembuatan perahu serta kulitnya sebagai briket dan secara tradisional dimanfaatkan sebagai obat sariawan serta radang selaput lendir.

Biji ketapang dapat dimakan mentah atau dimasak sebagai pengganti biji almond dalam pembuatan kue, tepung, selai, kecap dan sumber minyak nabati serta meningkatkan produksi air susu. Sementara rebusan akarnya memiliki khasiat sebagai obat pendarahan, radang selaput lendir usus, dan disentri. (0711).

 

DIBACA 7.262 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *