Kamis , Juli 18 2019
Home / HUKUM & KRIMINAL / Diduga Depresi Saenan Gantung diri dirumahnya

Diduga Depresi Saenan Gantung diri dirumahnya

(pelitaekspres.com)-SIDOMULYO LAMSEL
Saenan (50) warga dusungbTitinagi desa Campang Tiga Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri dirumahnya, Selasa (9/7/2019) sekira pukul 10 00 wib.

Korban ditemukan gantung diri dirumahnya menggunakan tali plastik warna kuning, dengan cara mengikatkan ke salah satu kayu yang melintang didalam rumahnya.

Korban ditemukan pertama kali oleh Saminah (48) yang sejak pagi mencarinya usai meninggalkan rumah ” sejak pagi bapak keluar rumah, pas saya cari ditemukan gantung dirumah satunya ” melihat suaminya gantung diri, dirinya langsung berlari meminta pertolongan kepada tetangga dan ketua RT yang tidak jauh dari rumahnya ” tutur Saminah.

Kepala desa Campang Tiga Masri Efendi kelada media ini menuturkan bahwa, dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah salah satu ketua RT melapor bahwa salah satu warganya didusun Titinangi meninggal dunia akibat gantung diri. Kemudian dirinya bersama aparat lainya Babinsa dan Babinkamtibmas mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan kepada saksi dan keluarganya ” kata Masri.

Setelah bermusyawarah dan dilakukan pemeriksaan oleh Bidan desa bahwa korban adalah murni gantung diri, maka keluarga membuat surat pernyataan yang diketahui oleh aparat desa serta pihak kepolisian, akhirnya disepakati tidak dilakukan otopsi dan langsung dilakukan pemakaman sebagaimana mestinya ” tutur Masri lagi.

Kapolsek Sidomulyo Iptu Sigit Riyanto SH MH mewakili Kapolres Sidomulyo AKBP Muhamad Syarhan SIK MH membenarkan bahwa, Selasa (9/7/2019) didusun Titinangi desa Campang Tiga Kecamatan Sidomulyo telah terjadi korban gantung diri atas nama SN (50) warga setempat.

Saksi yang pertama kali menemukan korban yang diduga mengalami Depresi ini yakni Saminah (47) istrinya yang sejak pagi mencarinya
Saat ditemukan suaminya sudah tidak bernyawa lagi setelah gantung diri menggunakan tali plastik warna kuning yang diikatkan pada kayu rumahnya. kemudian setelah dilakukan pemerikasaan oleh bidan Desa bahwa korban adalah murni gantung diri, akhirnya dengan kesepakatan keluarga dan pamong desa, akhirnya dilakukan pemakaman seperti biasanya ” pungkasnya. (cak Ton)

DIBACA 7.121 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *