Selasa , Agustus 20 2019
Home / DAERAH / Danrem 043/Gatam Bersama Pangdam Ii/Swj Dampingi Menhan

Danrem 043/Gatam Bersama Pangdam Ii/Swj Dampingi Menhan

(pelitaekspres.com) –BANDARLAMPUNG-  Pangdam II/Swj Irwan S.I.P didampingi Danrem 043/Gatam Kolonel Kav. Taufiq Hanafi menghadiri undangan penyerahan Kapal Angkut Tank KRI teluk Lada 521 dari PT Daya Radar Utama (DRU) kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, bertempat di PT Daya Radar Utama (DRU) Jl Alamsyah Ratu Prawira Negara KM 12 Srengsem, Kec Panjang, Kota Bandar Lampung.

Menteri Pertahanan Repulik Indonesia Ryamizard Ryacudu menyampaikan sambutan pada acara tersebut, bahwa sangat bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas selesainya pembuatan Kapal angkut Tank KRI Teluk Lada 521 yang hari akan dilaksanakan penyerahan Kapal tersebut kepada Kemenhan RI, KRI Teluk lada 521 merupakan kapal angkut tank yang kedua yang dibangun di galangan PT Daya Radar Utama dimana sebelumnya telah dibangun kapal yang mampu mengangkut tank Leopard pada tahun 2015 penanaman tanaman kapal jenis ini disesuaikan dengan tradisi di TNI Angkatan Laut Teluk Lada yang terletak di Banten yang menghadap ke arah Gunung Krakatau, ama ini dipilih sebagai penanda Armada penjaga tanah air.

Hadirin sekalian yang berbahagia dan prajurit TNI yang saya cintai dan saya banggakan, pembangunan kapal kedua ini merupakan bagian internal dari upaya pemenuhan kebutuhan Alutsista TNI guna memperkuat postur pertahanan negara dalam mengantisipasi berbagai dinamika dimensi ancaman yang nyata dan yang belum nyata demi keamanan negara kesatuan Republik Indonesia, KRI ini juga merupakan alutsista modern berteknologi canggih juga diharapkan dapat memperkuat kemampuan jajaran TNI Angkatan Laut yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan dan kewibawaan negara kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini.

Saya kembali mengingatkan pesan Presiden Soekarno pada tanggal 6 Januari 1961 menyatakan bahwa tradisi kuno kita ada agar kita menguasai lautan bahwa negara kita hanya bisa menjadi negara besar dan kuat kalau ada persatuan Perhubungan penguasaan dan yang mutlak atas lautan bagi bangsa Indonesia Samudra memiliki arti penting secara ekonomi dan geopolitik Indonesia dikenal sebagai bangsa pelaut,kehidupan ekonomi Indonesia sebagian berasal dari sumber daya maritim dan hasil perdagangan laut Saat ini Indonesia berada di tengah pusar ekonomi dunia sebagai titik tumpu atau poros 2 samudra yaitu samudra Pasifik dan samudra Hindia.

Negara Indonesia merupakan kepulauan terbesar di dunia di mana Dua pertiga wilayah terdiri dari air yang kaya sumber daya maritim ikan dan keragaman hayati pemerintahan Indonesia dibawah pimpinan Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, pada kesempatan yang baik ini saya juga ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kerjasama yang baik sehingga pembangunan Kapal ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana, Melalui kerjasama yang strategis ini diharapkan pembangunan alutsista dapat berjalan lancar dan maju sehingga pada akhirnya dapat menjual ke luar Negri.

dan saya berpesan kepada KASAL dan jajaran agar kapal ini dapat di pakai sesui dengan usia pakai yang optimal dan hal ini juga sebagai bentuk tanggung jawab kita kepada rakyat indonesia.

Saya berpesan kepada Komandan Kapal KRI Teluk Lada 521 dan para awak kapal : pertama; Laksanakan latihan yang dibutuhkan bertahap, bertingkat dan berlanjt, kedua; laksanakan tugas kalian dengan sebaik-baiknya agar kehadiran kalian di laut mampu menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa serta menjamin rasa aman dan nyaman bagi seluruh kapal yang berlayar di perairan Indonesia baik kapal berbendera Indonesia maupun berbeda negara yang lain, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI Agar kalian sebagai prajurit TNI selalu dicintai oleh rakyat.

Turut hadir bersama rombongan Menhan

lbu Menhan RI Ibu Nora Tristyana Ryamizard Ryacudu,Letnan jenderal TNI Thamrin Marzuki, S.Sos Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan), Sekjen Kemhan RI Laksamana Muda TNI Agus Setiadji. S A P., M A, Dirjen Renhan. (*)

DIBACA 6.712 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *