Rabu , November 14 2018
Home / POLITIK / Caleg Demokrat Datangi Kantor Bawaslu

Caleg Demokrat Datangi Kantor Bawaslu

(pelitaekspres.com)-TUBABA–Ari Gunawan Tantaka, calon legislatif dari partai Demokrat, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) di jalan raya Candra Mukti kecamatan Tulang Bawang Tengah, untuk melaporkan dugaan pelanggaran pemilu yang di lakukan rival politiknya dari partai demokrasi Indonesia perjuangan (PDI-P).

Ari Tantaka, pada pukul 16:31, datang sendiri ke Bawaslu dengan membawa sekantong plastik kresek berisi beras seberat kurang lebih 2 kilogram, stiker dan kalender bergambar calon dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) atas nama Rubiono, nomor urut 4 dari Partai PDI-P daerah pemilihan (Dapil) tiga (kecamatan Way Kenanga dan Gunung Agung).

Kedatangan caleg nomor urut satu Dapil tiga tersebut di sambut oleh ketua Bawaslu Tubaba, Midiyan, anggota Bawaslu, Sukirman Hadi dan Holdin Hasan yang kemudian mengarahkan pelapor untuk melakukan registrasi di ruangan Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) kabupaten Tubaba.

Pada pukul, 21:00 laporan Ari Tantaka diterima oleh Gakumdu yang beranggotakan dari Kajari di wakili oleh Jaksa Farid SH dan  Gegana, Sukirman Hadi, Komisioner Bawaslu Tubaba Devisi Hukum  Penindakan Pelanggaran dan Sengketa dan dari Polres Tuba Ipda Benny Ariawan.

Usai melakukan registrasi dan pemeriksaan berkas, barang bukti dan pencatatan kronologis oleh tim Gakumdu, pada pukul 23:00 ketua Bawaslu menjelaskan apa alasan pelapor melakukan pelaporan dugaan tindakan pelanggaran pemilu tersebut.

“Hasil pemeriksaan laporan saudara Ari Tantaka, caleg nomor urut satu, bahwa ada pembagian beras pemerintah atau bansos yang di duga dari Bulog yang isinya ada stiker dan kalender atas nama Rubiono dari Dapil tiga dari partai PDI perjuangan, jadi untuk sementara sedang diproses di Gakumdu laporannya lagi diregistrasi, setelah ini 1×24 jam besok baru akan memasuki pembahasan satu setelah itu baru penetapan apakah hal tersebut memenuhi unsur pidana atau tidak,” ujar Midiyan.

Sementara itu, diceritakan oleh Ari Tantaka, kami terjadinya dugaan pelanggaran pemilu tersebut bermula saat dirinya mendapatkan laporan dari relawannya, bahwa warga di tiyuh Tunas Jaya lingkungan RT 19 RW 03 kecamatan Gunung Agung ada pembagian beras bansos yang dibagikan melalui ketua RT setempat.

“Saya sudah melaporkan kepada Gakumdu, Bawaslu kabupaten bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana pemilu di Dapil tiga kecamatan Way Kenanga – Gunung Agung yang dilakukan oleh caleg nomor urut empat atas nama Rubiono dari partai PDI perjuangan dengan alat yang digunakan berupa bahan kampanye berupa kalender dan Stiker yang dimasukkan kedalam bungkusan beras yang diindikasi adalah beras dari bantuan sosial dari pemerintah, harapan saya rekan rekan Gakumdu segera menindaklanjuti laporan ini,” ujarnya.(Jhony)

DIBACA 6.706 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *