Senin , September 23 2019
Home / ADVERTORIAL / Bupati Lampung Tengah Loekman Menghadiri HUT Ikatan Bidan Indonesia Ke-68

Bupati Lampung Tengah Loekman Menghadiri HUT Ikatan Bidan Indonesia Ke-68

(pelitaekpres.com) — LAMTENG — Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lampung Tengah ( Lamteng) yang ke 68 di Ballroom BBC Hotel Bandar Jaya, Rabu (04/09/2019)

Acara seminar bertemakan bidan melindungi hak kesehatan repdroduksi melalui pemberdayaan perempuan dan optimalisasi pelayanan kesehatan di awali dengan pembukaan sambutan ketua IBI Lampung Tengah Mery Destiaty dalam laporannya mengatakan.

“IBI di Lampung Tengah saat ini ada 20 ranting dengan jumlah bidan 1250 anggota yang terdistribusi di puskesmas, rumah sakit pemerintah dan swasta serta bidan mandiri”.

Mery juga memaparkan mengenai bidan adalah garda terdepan dari pencapaian program dinas kesehatan, oleh karena itu ia meminta kepada seluruh bidan di Lampung Tengah untuk bisa bekerja lebih maksimal untuk memenuhi tujuan tersebut maka selalu diupayakan meningkatkan kualitas tenaga bidan.

Plt. Kadis Kesehatan Lampung Tengah Edy Sunarko dalam sambutan nya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh IBI Lampung Tengah terkait tinggi nya angka kematian ibu dan bayi di Lampung Tengah.

“Saya mengajak seluruh bidan untuk bekerja dengan baik agar bisa menekan angka kematian ibu dan bayi di Lampung Tengah, Kita harus mendorong masyarakat untuk sadar terhadap pencegahan angka kematian ibu dan bayi,” ujar Edy.

Semetara itu Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dalam sambutannya mengatakan, Dirinya ingin meningkatkan kesejahteraan bidan di Lampung Tengah namun hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan instan harus melalui proses.

“Kami akan mengupayakan untuk kesejahteraan tenaga bidan di Lampung Tengah. Maka dari itu, kami meminta tenaga bidan di Lampung Tengah untuk bekerja dengan baik memberikan pelayanan kesehatan. Tugas pokok bidan untuk melayani masyarakat khusus nya bidang pelayanan terhadap kebutuhan kesehatan ibu dan bayi harus lebih ditingkatkan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa pekerjaan sebagai bidan adalah profesi yang sangat mulia maka harus dilakukan dengan setulus hati untuk melayani masyarakat. Pungkasnya ( ADV )

 

 

DIBACA 7.235 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *