Senin , Juli 16 2018
Home / NASIONAL / Pahitnya Jamu Pemulih Tenaga

Pahitnya Jamu Pemulih Tenaga

(pelitaekspres.com) – SALATIGA –  Kamis 12/07 2018. Pernahkah Anda meminum jamu pahitan dari tukang jamu keliling..??Pastilah kebanyakan pernah meminumnya.Karena ini memang sudah menjadi kebiasaan orang pedesaan yang sudah menjadi tradisi sejak nenek moyang.Biasanya warna terlihat hitam gelap. Meski pun sangat pahit, jamu pahitan terus ada, karena diyakini banyak khasiatnya.

Di sela pengerjaan RTLH sasaran TMMD melintas tukang jamu keliling,maka di panggillah tukang jamu itu ,Wardi (34)yang sudah menjadi kebiasaan jualan keliling sebagai tukang jamu. Praka Juned dan kedua temanya yang sama sama Anggota satgas TMMD Reg ke 102 Kodim 0714 Salatiga.Memintalah mereka jamu yang di jajakan yang terbuat dari bahan Sambiloto pahit memang,, karena diyakini banyak khasiatnya.

Bagi yang tidak biasa minum jamu pahitan, mungkin akan terkejut dengan rasa pahitnya saat pertama kali mencoba.Seperti pengalaman Ridwan seorang prajurit Arhanud teman bekerjanya Praka Juned ,mencoba jamu pahitan.Biasanya ia hanya minum jamu yang memiliki rasa manis, seperti kunyit asem dan beras kencur.Di sela bekerja dalam proses pengecoran jalan penghubung dua desa ia ingin mencoba jamu pahitan dari tukang jamu keliling yang sering lewat di Desa Binomerto.

Begitu cairan hitam itu diminumnya, rasa pahit yang amat sangat membuatnya terkejut sendiri, ia tidak dapat menghabiskan jamunya.”Pahitnya bukan main. Rasa pahitnya itu seperti tidak hilang-hilang dari mulut dan tenggorokan, walau pun sudah minum air jahe manis,” kata ridwan Dengan rasa pahit yang nyaris tidak tertahankan, pantaslah bila sambiloto sebagai bahan utama jamu pahitan, sampai dijuluki “King of Bitter” alias si Raja Pahit atau biangnya,,Memang terasa pahit akan tetapi berkhasiat untuk menyehatkan dan memulihkan tenaga sehabis bekerja .itu sudah terbukti dan di lakukan dari turun temurun orang tua dari jaman dahulu. (rls)

DIBACA 2.147 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *