Sabtu , Juni 23 2018
Home / POLITIK / *Cara Unik Paslon Empat Kampanyekan KJ4*

*Cara Unik Paslon Empat Kampanyekan KJ4*

(pelitaekspres.com)-BANDAR LAMPUNG — Bertempat di pertigaan Tugu Juang, Bandar Lampung, Relawan muda pasangan calon nomor empat yang menyebut dirinya dengan Gen Kece, Ahad (10/6), melakukan sosialisasi program Kartu Jaminan 4 atau KJ4 dengan cara unik dan kreatif.

Dengan berbekal flyer dan pin serta kartu KJ4 yang ekslusif para relawan “ngamen on the spot” menyampaikan secara runut program KJ4 beserta 4 jaminan yang menyertainya kepada setiap orang yang mendatangi mereka.

Mula-mula mereka membuka minibus sebagai posko KJ4 on the spot, lalu mengeluarkan meja lipat, kursi dan beragam pernak-pernik sebagai sovenir yang menarik disamping flyer/brosur tentang KJ4.

Kemudian, sebagai penanda dimulainya agenda ngamen on the spot ditabuhlah perkusi disertai lagu puji-pujian dan shalawatan dari grup Marawis yang ikut menyertai relawan.

Winna, salah seorang relawan yang hadir menyatakan bahwa dia bersama relawan muda yang lain melakukan sosialisasi Kartu Jaminan 4 atau KJ4 untuk mengenalkan program unggulan dari pasangan calon nomor kepada masyarakat agar mereka tahu betapa bermanfaatnya KJ4 untuk kehidupan selama 5 tahun.

“Saya Winna, saya bersama relawan kece, ingin mensosialisasikan program Kartu Jaminan 4 atau KJ4 yang bermanfaat yaitu program dari paslon nomor 4, Mustafa – Ahmad Jajuli. Kami akan berada di daerah-daerah yang ramai, tempat nongrong anak muda supaya KJ4 diketahui dan tersebar. Niat lurus, maju terus” tutur gadis berambut pirang ini.

Sementara, Kentung (50) salah seorang pengemudi becak yang mendapatkan penjelasan tentang KJ4 mengungkapkan bahwa dia merasa senang dengan program KJ4.

“Semua manfaat KJ4 dari jaminan kesehatan, pendidikan, kesejahteran dan usaha kemandirian semua bermanfaat dan penting. Niat lurus maju terus,” ungkap Kentung.

Berdasarkan pantauan, sekitar 40 orang mendekat ke lokasi acara “ngamen on the spot” dan mendapatkan penjelasan tentang manfaat program KJ4. Sebagian besar adalah ibu-ibu dan bapak-bapak terutama warga yang sedang berada di sekitar lokasi acara.

Bagi mereka, KJ4 ini lebih nyata dibutuhkan dari pada sembako maupun uang. Sebab, sembako dan uang paling lama 4 hari bertahan, sementara KJ4 akan bermanfaat selama 5 tahun.

Ayu (20), panitia acara menyampaikan bahwa kegiatan _ngamen on the spot_ bakal dilakukan setidaknya di 40 titik se Lampung agar berbagai lapisan masyarakat mendapatkan informasi dan penjelasan tentang manfaat KJ4 selama 5 tahun. (Bq)

DIBACA 3.378 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *