Selasa , Juli 17 2018
Home / HUKUM & KRIMINAL / Bainah Tak Sadarkan Diri Akibat di Hajar Pasutri

Bainah Tak Sadarkan Diri Akibat di Hajar Pasutri

(pelitaekspres.com)-BUYUT UDIK — mungkin merasa gagah, pasangan suami istri ( pasutri) Husen dan Suviah hajar seorang ibu rumah tangga dan nenek bongkok hingga dilarikan ke Rumah sakit. Hal inilah yang terjadi di dusun ll kampung Buyut Udik, kecamatan Gunung Sugih, kabupaten Lampung Tengah.

Bainah (40) salah satu korban dilarikan ke RS Demang Sepulauraya dikarenakan dianiaya oleh kedua pasutri sehingga mengalami luka dibagian kepala dan 1 jam tak sadarkan diri.

Diduga Pasalnya sepele yaitu sampah pepohonan yang diduga masuk keruas tanah kedua pasutri tersebut.

Bainah (40) Korban saat di temuin di RS demang menceritakan keronologis kejadian yang menimpanya dan ibu kandungnya. Bahkan ia tak menyangka bahwa perilaku pasangan suami istri ( husen dan suviah) sangatlah kejam

“awalnya saya mendengan suara teriakan saya pikir telah terjadi sesuatu, teryata saya melihat Suviah sudah mengoceh memarahi saya, lalu saya bertanya kenapa, ternyata Suviah tidak setuju kalau sampah tanaman yang tumbuh dari perkarangan saya memasuki perkaragan mereka. Saya mengatakan hal ini kan wajar mungkin sampah di bawa anggin atau dimainkan oleh anak anak, karena tidak terima saya mengatakan seperti itu sontak Suviah menghampiri saya lalu mendorong saya setar ibu saya Sumartin (72) yang ada ditempat hingga terjatuh, lalu Husen suami dari Suviah karena melihat saya melakukan perlawanan terhadap isterinya ia mendatangi kami, bukannya melerai ia malah menambah kerusuhan, saat isterinya menjambak rambut saya mencekek leher, dan membanting saya, hingga penglihatan saya gelap dan tak sadar kan diri ” papar Bainah kamis, ( 31/5/2018)

Saat kompirmasi terpisah, Sutinah juga menjelaskan kronologis kejadian yang menimpa ia dan anaknya.

” saya melihat anak saya di aniaya oleh Husen dan istirnya, saya berniat memisahkan mereka, tapi saya malah ditendang, lalu mencekek saya hingga saya tersungkur di bawah pohon, sempat taksadarkan diri, saya berteriak minta tolong, kemudian datang beberapa warga untuk membantu, setelah itu mereka melarikan diri kerumah mereka. Ucap Sutinah sambil meneteskan airmantanya.

Ersan satu warga yang membatu melerai kejadian itu mengatakan saya mendengar suara minta tolong setelah saya cari sumbernya saya melihan ibu Sutinah di cekek, diangkat dan ditendang hingga terjatuh kebawah pohon waru. Kemudian saya berteriak minta tolong kewarga sekitar agar mengantarkan Bainah kerumah sakit karna tidak sadarkan diri.

Saat ini kasus dugaan penganiayan dan pengeroyokan serta perbuatan tidak menyenagkan, sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian polres Lampung Tengah.(ari)

DIBACA 2.149 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *