Senin , Juli 23 2018
Home / DAERAH / PT. ASDP Indonesia Ferry datangkan Marinir dari Cilandak dan Brimob

PT. ASDP Indonesia Ferry datangkan Marinir dari Cilandak dan Brimob

(pelitaekapres.com)-BAKAUHENI-
Menjelang Arus Mudik Lebaran, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, akan menambah personil pengamanan di Area Pelabuhan.

Selain akan melakukan penambahan personil keamanann dari Korp Marinir Cilandak, pihak ASDP juga akan menambah dari personil Brimob Polda Lampung dalam rangka melakukan pengamanan Arus mudik 2018 di Pelabuhan Bakauheni.

Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pelabuhan Bakauheni Anton Murdianto, Rabu (16/5) kepada pelitaekspres.com mengatakan bahwa, selain melakukan penambahan personil keamanan dari Korp Marinir Cilandak, dan Korp Brimob Polda Lampung pihaknya juga melakukan penambahan sarana pelayanan bagi para penumpang dan kendaraan ” kata Anton guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan terjadi.

Adapun sarana yang dilakukan penambahan yakni, untuk penumpang semula hanya 8 loket, menjadi 14 loket, untuk kendaraan roda 2 dari 2 menjadi 14 loket, roda 4 dari 8 ke 17 loket. ” katanya.

Sedangkan untuk persiapan kapal, pihaknya telah menyiapkan 63 kapal setiap putaran 30 sampai 33, dengan dermaga 6 dermaga yang saat ini sudah siap beroperasi, begitu juga dengan sarana angkutan penumpang itu di terminal Bakauheni, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan Kabupaten Lamsel, KSKP Bakauheni dan Organda, sehingga untuk melakukan mengangkut dari Pelabuhan Bakauheni ke Terminal Rajabasa dan sebaliknya sudah siap semua ” katanya.

Untuk melakukan pemantauan keamanan pihaknya juga telah memasang CCTV di beberapa titik, sehingga petugas dapat dengan cepat dan mudah melakukan pemantauan diseluruh Area pelabuhan Bakauheni.

Namun demikian untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang pihaknya menghimbau kepada calon penumpang agar dalam melakukan perjalanan mudik agar tidak membawa barang yang berlebihan, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan, karena waktu libur lebaran cukup panjang agar tidak bersamaan dalam pemberangkatannya ” tutur Anton menutup keteranganya. ( Cak Ton).

DIBACA 2.309 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *